Baru Bebas, Residivis Curas Asal Lamteng Ditangkap di Pringsewu

Baru Bebas, Residivis Curas Asal Lamteng Ditangkap di Pringsewu
Foto: Azis Ariansyah/monologis.id

PRINGSEWU – Baru saja menghirup udara bebas, PP (38)  kembali ditangkap jajaran Unit reskrim Polsek Sukoharjo, Pringsewu, Lampung, pada Senin (28/09) malam.

Warga Sukosari, Kalirejo, Lampung Tengah (Lamteng), residivis pencurian dengan kekerasan (curas) itu bersama kedua rekanya HN dan RO yang kini DPO kembali melakukan aksi di Pekon (Desa) Keputran, Sukoharjo, Pringsewu.

Korbannya, Agung Setiono (21) Warga Wonodadi dan Legarana (19) warga Wonosari, Gadingrejo, Pringsewu pada Sabtu (08/08) silam.

Dari hasil curas tersebut pelaku berhasil mendapatkan barang berupa 1 unit sepeda motor Honda beat BE 4930 UR, 1 unit HP merk Xiomi Red 5A milik korban  Agung Setiono dan 1 unit HP merk Xiomi 4X milik korban legarana dengan total kerugian sebesar Rp18 juta.

Pj Kapolsek Sukoharjo Iptu Hasbulloh mewakili Kapolres Pringsewu AKP Hamid Andri Soemantri saat dikonfirmasi membenarkan bahwa jajaran unit reskrim Polsek Sukoharjo dengan di back Up tim tekab 308 Sat Reskrim Polres Pringsewu telah berhasil mengamankan 1 dari 3 pelaku curas dengan mempergunakan senpi yang telah beraksi diwilayah hukumnya.

“Benar kemarin malam kami telah berhasil mengamankan seorang pelaku curas berinisial PP, pelaku kami amanakan saat sedang berada di tempat persembunyianya di Pekon Watuagung, Kalirejo Lampung Tengah.  Dan saat dilakukan penangkapan pelaku tidak melakukan upaya perlawan, sedangkan 2 pelaku lain masih dalam pengejaran” ujar Hasbulloh, Selasa (29/09).

Hasbulloh merangkan bahwa selain mengamankan pelaku petugas juga berhasil mengamankan barang bukti berupa 1 unit sepeda motor Honda beat BE 4930 UR, 1 unit HP merk Xiomi Red 5A hasil kejahatan serta 1 unit sepeda motor yamaha RX King warna hitam dan 1 pucuk senpi rakitan yang dipergunakan oleh pelaku pada saat melakukan kejahatan.

Kronologis kejadian, jelas Hasbulloh, berawal saat korban sedang nongkrong di Pekon Sidoharjo, kemudian didatangi oleh 3 orang pelaku yang mengendarai sepeda motor Yamaha RX King, selanjutnya para pelaku memperkenalkan diri sebagai anggota Polri dan menuduh para korban terlibat dalam perkara Narkoba, selanjutnya para pelaku meminta HP milik korban dengan alasan untuk diperiksa isinya.

Setelah HP diberikan lalu para pelaku memaksa korban untuk mengikuti para pelaku menuju kearah Kec. Sukoharjo, Awalnya korban Agung Setiono  yang mengemudikan sepeda motor dan membonceng pelaku PP, namun sesampainya di Jl raya Pekon Podosari pelaku meminta agar ia yang mengemudikan sepeda motor  hingga kemudian sesampainya diareal persawahan Pekon Keputran Kec Sukoharjo kemudian pelaku menghentikan sepeda motor dan todongkan senjata api kearah korban sambil mengambil paksa sepeda motor korban”

Masih menurut Hasbulloh, pelaku PP merupakan seorang residivis kasus serupa yang baru keluar dari LP Buyut Gunungsugih, Lampung Tengah pada Maret 2020. Dan sebab pelaku kembali melakukan aksi jahatnya karena terpepet masalah hutang dan butuh biaya untuk kebutuhan hidup sehari-hari.

“Saat ini pelaku berikut barang bukti telah kami amankan di mako Polsek Sukoharjo. dan untuk proses hukum selanjutnya terhadap pelaku PP kami jerat dengan pasal 365 KUHP dengan ancaman hukuman maksimal 9 tahun penjara” jelasnya.