67 Tahun Penantian, Jembatan ‘Musa Ahmad’ Diresmikan

67 Tahun Penantian, Jembatan ‘Musa Ahmad’ Diresmikan
Foto: Deni Fernando/monologis.id

LAMPUNG TENGAH-Selama 67 tahun penantian warga Kecamatan Seputihagung dan Waypengubuan agar terbangunnya jembatan yang menghubungkan dua daerah tersebut akhirnya terwujud.

Rabu (10/1/2024) Bupati Lampung Tengah Musa Ahmad meresmikan beroperasinya jembatan yang menghubungkan Kampung Muji Rahayu dan Kampung Candi Rejo itu.

Sebagai bentuk apresiasi masyarakat kepada orang nomor satu di Lampung Tengah itu, mereka berinisiatif supaya jembatan sepanjang 45 meter dan lebar 6 meter itu di beri nama 'Jembatan Musa Ahmad '.

"Berkat kepedulian beliau yang tinggi kepada masyarakat, akhirnya jembatan ini bisa direalisasikan pada zaman Bupati Musa Ahmad. Untuk itu kami memohon untuk menamai jembatan ini dengan nama 'Jembatan Musa Ahmad'," terang Subandi salah seorang tokoh masyarakat yang memberikan sambutan di peresmian kegiatan itu.

Subandi menambahkan, selama ini transportasi masyarakat di dua kampung itu terputus, dan mereka harus menaiki sampan untuk mengarungi aliran sungai yang membelah itu.

"Jembatan ini sangat dinantikan sekali oleh masyarakat selama puluhan tahun sejak tahun 1957 di mana hadirnya Kampung Muji Rahayu. Kehadiran jembatan ini juga tak lagi memutus dua kampung dan dua kecamatan," imbuhnya.

Setelah dibangun jembatan, masyarakat di dua kampung juga meminta kepada Dinas Perhubungan Lampung Tengah supaya dapat memberikan penerangan jalan agar dapat dilintasi dengan baik di waktu malam.

Pelaksana Tugas (Plt) Kadis Bin Marga dan Konstruksi Lampung Tengah, Primadhiarta Ramadhani, menerangkan, pembangunan jembatan dilakukan selama dua termin.

Menurut Primadhiarta Ramadhani, pembangunan jembatan menggunakan anggaran daerah tahun 2022 dan selesai pembangunannya di awal 2024 ini.

"Jembatan ini merupakan jembatan struktur beton terpanjang di Kabupaten Lampung Tengah yang pernah dilaksanakan Pemkab Lampung Tengah," jelas Plt Kadis Bina Marga dan Konstruksi.

Bupati Musa Ahmad dalam sambutannya mengucapkan syukur atas terbangunnya jembatan penghubung yang sudah ditunggu lama oleh masyarakat setempat .

Dengan adanya jembatan itu, ia berharap bisa bermanfaat untuk masyarakat, sehingga transportasi dan peningkatan perekonomian masyarakat bisa terlaksana.

"Insyallah di tahun 2024 akan dilaksanakan pembangunan jalan rigid menuju jembatan, ini sehingga mempermudah pengendara yang melintasi," ucap Musa Ahmad .

Di akhir sambutannya, Musa Ahmad berpesan kepada masyarakat untuk menjaga dan merawat jembatan itu agar bisa terus dirasakan manfaatnya oleh masyarakat dan daerah.

Peresmian jembatan juga dihadiri oleh unsur Forkopimda, camat, kepala kampung, tokoh masyarakat dan masyarakat di dua kampung.