Sumur di Lapas III Rangkas Bitung Miliki Nilai Sejarah

Sumur di Lapas III Rangkas Bitung Miliki Nilai Sejarah
Foto: Istimewa

LEBAK - Lembaga Pemasyarakatan (LP) III Rangkas Bitung memiliki nilai sejarah, berupa peninggalan sumur yang diperkirakan sudah ada sejak 1918 atau sebelum Lapas itu berdiri.

Sumur itu terletak di ruangan perpustakaan Lapas tersebut dan masih terawat sampai saat ini.

Kepala Lapas III Rangkas Bitung Suriyanta Leonardo Situmorang menerangkan terkait biaya perawatan dan pemeliharaan tersebut.

"Untuk biaya perawatannya mengunakan dana bantuan dari pemerintah pusat. Alhamdulillah, di lapas ini perawatannya berjenjang dan berkelanjutan," kata Suriyanta saat menerima kunjungan peserta media Press Tour 2023, Rabu (21/6/2023).

Ia menjelaskan, kondisi lapas ini sudah rapi, tinggal perawatan, baik gedung dan dapur.

Ia juga menyampaikan, perbaikan pemeliharaan itu berkelanjutan dan akan kita tingkatkan lagi.

Dia juga menyampaikan salah satu program prioritas di lapas tersebut adalah pembinaan intelektual melalui Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM).

"Kalau kami PKBM, karena yang kita rasakan tingkat pendidikannya WBP sangat kurang disini, hampir 80% tingkat pendidikannya tidak selesai (program sekolah 12 tahun) itu," ungkapnya.

Ia menjelaskan, WBP yang terdata dalam PKBM itu 120 org dan yang kejar paket C sekitar 66 orang.

Terus pembelajarannya kita merujuk pada silabus dari dinas pendidikan yang mengacu pada kurikulum merdeka.

"Kita mengacu pada itu.  Dan itu kita latih pada pegawai kita, karena yang mengajar pegawai kita,  tentunya dengan asesmen bagroud pendidikan yang sesuai dengan mata pelajaran yang akan diajarkan oleh mereka, " jelasnya.

Sedangkan untuk sertifikat keterampilan, ia menjelaskan, kami sudah ada LPK Bina Lapaskas Center kita bekerja sama dengan beberapa dinas dan setelah mereka melaksanakan pelatihan tersebut mereka mendapatkan sertifikat.

:Tentunya harapan kami setelah mereka keluar  dari sini,  mereka dapat bekerja sesuai dengan pelatihan-pelatihan yang mereka dapati,” pungkasnya.