Staf Ahli Meninggal Dunia, Pj Bupati Maybrat Beri Penghormatan Terakhir
MAYBRAT - Penjabat
(Pj) Bupati Maybrat Bernhard Rondonuwu memberikan penghormatan terhadap jenasah
almarhum Melianus Wafom, Selasa (8/11/2022).
Almarhum merupakan salah satu staf ahli pada Sekretariat
Daerah Kabupaten Maybrat yang meninggal dunia dalam perjalanan menuju Kumurkek
untuk berkantor.
Kedatangan Pj Bupati didampingi Dandim 1809 Maybrat,
Kapolres, dan beberapa pimpinan OPD.
Zakarias Kocu, perwakilan keluarga Melianus Wafom mengatakan
almarhum meninggal dunia pada jam kerja dengan keadaan berpakaian serba dinas
untuk hendak mau berkantor. Sehingga dia berharap biaya proses pemakaman dan
lain-lain sepenuhnya dapat ditanggung oleh pemerintah sebagaimana protokol pemerintahan
yang ada.
Sedangkan tempat pemakaman, pihak keluarga bersepakat akan
dikuburkan di tempat tinggalnya, yakni di Distrik Aitinyo.
Bernhard Rondonuwu menyambut baik masukan keluarga almarhum.
Dia mengatakan pemerintah siap menanggung segalanya yang berkaitan dengan
pemakaman almarhum sesuai dengan keputusan keluarga.
"Kami di jajaran pemerintah daerah, saya sudah
sampaikan sekda dan jajaran akan bertanggung jawab mulai dari sini sampai ke
pemakaman dan seterusnya, tergantung kesepakatannya keluarga mau diberangkatkan
ke mana, mau dimakamkan kemana kami yang bertanggung jawab," kata Pj
Bupati.
Rondonuwu juga mendoakan sosok almarhum yang menurutnya baik
dan selalu aktif berdiskusi bersamanya itu dapat diterima disisi Tuhan yang
maha kuasa. Bupati mengharapkan keluarganya
yang ditinggalkan kiranya dapat mengikhlaskan kepergian Al-Marhum
menghadap yang kuasa.
"Kami atas nama seluruh rekan-rekan aparatur sipil
negara yang ada di jajaran Pemerintahan Kabupaten Maybrat menyampaikan turut
berduka cita dan turut merasa kehilangan atas berpulangnya saudara kami ke
pangkuan Bapak di Surga, kami berharap keluarga yang ditinggal almarhum agar
selalu diberikan kekuatan dan ketabahan serta penghiburan yang sejati dari
Tuhan," ujar Rondonuwu.
Almarhum saat iini masih disemayamkan di salah satu rumah
duka milik keluarganya di Kumurkek. Dan rencananya akan dimakamkan pada Kamis 9
November di Kampung halamannya di Aitinyo secara protokol pemerintahan.
Sebelumnya, almarhum Melianus dikabarkan meninggal dalam
perjalanan ke kantor untuk bertugas. Almarhum diketahui wafat seusai mengisikan
bahan bakar mobilnya di salah satu pohon bensin yang berjarak sekitar 1 KM dari
pusat perkantoran Alun-alun Kumurkek sekira pukul 10:00 WIT. Almarhum sempat
dilarikan ke Puskesmas Aifat namun tidak tertolong. Belum diketahui penyebab
kematian yang menimpa Almarhum Melianus Wafom.