Persoalan Aset Tanah Selesai, Pemkab Pesisir Barat Segera Sertifikatkan Lahan Hibah

Persoalan Aset Tanah Selesai, Pemkab Pesisir Barat Segera Sertifikatkan Lahan Hibah
Pemkab Pesisir Barat saat menggelar rapat dengan 15 pemilik lahan |Foto: Novan Erson/monologis.id

PESISIR BARAT-Persoalan aset tanah Atar Lebuay Pekon (Desa) Pahmungan, Kecamatan Pesisir Tengah, Kabupaten Pesisir Barat, Lampung, milik pemkab setempat yang sempat mengalami ketidaksesuaian antara luas tanah yang dihibahkan dengan luas tanah berdasarkan hasil pengukuran oleh Kantor Pertanahan setempat akhirnya selesai.

Asisten III Bidang Administrasi Umum Sekretariat Pemkab Pesisir Barat, Gunawan, ketika dikonfirmasi, Kamis (25/1/2024) mengatakan bahwa, beberapa waktu lalu pihaknya menerjunkan tim untuk melakukan kroscek dan pengukuran ulang terhadap aset tanah Atar Lebuay, dengan membawa 15 nama pemilik awal tanah dimaksud.

Hal itu setelah sebelumnya terjadinya ketidaksesuaian antara luasan tanah yang dihibahkan dua nama penghibah yaitu Faisol Purnama seluas 26 Hektare dan Shafik Bakri seluas 10 Hektare dengan total luas tanah mencapai 36 Hektare, dengan luasan yang diukur oleh Kantor Pertanahan Pesisir Barat yang hanya menemukan hasil pengukuran seluas 23 Hektare lebih.

"Setelah dilakukan pengukuran ulang dengan membawa 15 nama pemilik awal, hasilnya memang benar bahwa luasan total aset tanah Atar Lebuay milik Pemkab Pesisir Barat tersebut mencapai 36 Hektare," ungkap Gunawan.

Menurut Gunawan, ketidaksesuaian tersebut disebabkan pada saat Kantor Pertanahan Pesisir Barat melakukan pengukuran, tanah seluas 36 Hektare tersebut tidak terukur secara keseluruhan.

"Dan setelah 15 nama pemilik awal dari total tanah seluas 36 Hektare menunjukkan secara langsung setiap titik dan sudutnya, sehingga disimpulkan benar bahwa tanah aset Atar Lebuay milik Pemkab Pesisir Barat yang merupakan hibah dari Faisol Purnama dan Shafik Bakri luas total mencapai 36 Hektare," tandasnya.

"Langkah selanjutnya akan ditindaklanjuti dengan segera disertifikatkan secara keseluruhan oleh Kantor Pertanahan Pesisir Barat," pungkas Gunawan.