Menerapkan Manajemen Keuangan Syariah Pada Toko Kelontong
MANAJEMEN Keuangan Syariah (MKS) adalah kegiatan
keuangan baik secara individu maupun non
idividu untuk mencapai tujuan dengan berlandasankan dengan prinsip dan dasar hukum agama islam sebagai
pedoman.
Sedangkan, yang dimaksud dengan menerapkan pada toko
kelontong adalah mengelola toko yang
harus dilakukan secara profesional. Hal ini perlu dilakukan agar usaha toko
kelontong bisa berkembang dengan baik dan mendapatkan keuntungan yang bisa
menghidupi kebutuhan sehari–hari sesuai dengan
prinsip dan dasar hukum agama islam sebagai pedoman.
Menerapkan MKS pada
toko kelontong berfungsi sebagai
keputusan yang meliputi infestasi, pendanaan, dan bagi hasil atau deviden.
Namun, salah satu kegiatan terpenting yang sering disepelekan dalam menerapkan
MKS adalah bagaiman mengelolah keuangan dengan baik dan benar.
Tips menerapkan Manajemen Keungan Syariah pada toko
kelontong dengan baik dan benar,yaitu :
1. Selalu mencatat pembukuan
2. Pisahkan rekening pribadi dan rekening warung
3. Tempo waktu piutang
4. Manajemen barang
5. Buat persentase profit
Adapun salah satu contoh menerapkan MKS pada toko kelontong
guna sebagai tempat usaha yang menyajikan bahan pokok dan bahan pangan kepada masyarakat dengan tarif yang telah ditentukan.
Berdasarkan hasil survei toko kelontong tepatnya di Jalan
Purnawirawan, Langkapura, Kota Bandarlampung, kamis 23 maret 2023 pagi, Ika
(34) pemilik toko kelontong mengatakan, bahwa tujuan dalam membuka bisnis toko
kelontong itu bukan hanya memperoleh keuntungan saja, tetapi dengan mendaptkan
keberkahan dan keridaan Allah SWT.
“Dalam berdagang dengan membuka toko kelontong itu bukan
hanya mencari keuntungan saja, namun juga
untuk mendaptkan keberkahan dan keridaan dari Allah Swt sehingga harus
memperhatikan kebersihan , kejujuran,
dan kehalalan suatu produk yang akan dijual kepada masyarkat,†ujarnya saat
dilokasi tersebut.
Selain itu Ika juga menyebutkan bahwa dalam menerapkan
manajmen keuangan syariah pada toko kelontong ada beberapa hal penting yang
harus diterapkan, diantarnya:
1. Membuat Catatan Keungan Pengeluaran dan pemasukan
2. Pisahkan rekening pribadi dan rekening toko
3. Manajemen barang
4. Mengelolah Piutang Dengan Baik dan Benar
5. Sisihkan kas untuk dana darurat dan sosial
“Sehingga usaha toko kelontong semakin berkembang maka
kita harus pandai dalam mengatur
pengeluaran dan pemasukan setelah melakukan transaksi,selain itu kita harus
mengetahui lebih kurang stok barang dan keuntunganya yang kita dapat sebaiknya
ditabungkan,“ sambungnya.
Dapat disimpulkan bahwa tujuan dari menerapkan manajemen
keuangan syariah dalam toko kelotong yaitu mendaptakan keberkahan dan keridaan
dari allah swt,mengelolah keuangan dengan baik dan benar sesuai dengan
ketentuan pedoman Islam, dan menciptakan produk –produk yang bersifat halal.
*) Mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam UIN Raden Intan Lampung