Lampung Bersiap Jadi Tuan Rumah PKN II 2026
Pemprov Lampung mulai mematangkan persiapan penyelenggaraan Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) Tingkat II Tahun 2026 yang dijadwalkan berlangsung Juli mendatang. Kegiatan ini menjadi momentum penguatan kepemimpinan strategis pejabat eselon II sekaligus dukungan terhadap agenda pembangunan daerah.
BANDARLAMPUNG – Pemerintah Provinsi Lampung mulai mematangkan persiapan penyelenggaraan Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) Tingkat II Tahun 2026.
Rapat persiapan dipimpin Sekretaris Daerah Provinsi Lampung Marindo Kurniawan di Ruang Rapat Sakai Sambayan, Kantor Gubernur Lampung, Jumat (23/1/2026).
PKN Tingkat II dijadwalkan mulai dilaksanakan pada Juli 2026 dan diperuntukkan bagi Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama atau Eselon II. Penunjukan kembali Lampung sebagai tuan rumah dinilai sebagai bentuk kepercayaan nasional yang harus dijawab dengan persiapan maksimal.
Sekdaprov Marindo Kurniawan menegaskan, tidak semua daerah mendapat amanah menjadi tuan rumah PKN Tingkat II. Karena itu, seluruh perangkat daerah diminta memastikan kesiapan sarana, materi, dan dukungan teknis agar pelaksanaan berjalan optimal dan berkelas nasional.
"Ini adalah kebanggaan bagi Pemerintah Provinsi Lampung karena kembali dipercaya menjadi tuan rumah penyelenggara PKN Tingkat II. Tidak semua daerah mendapatkan amanah ini, sehingga harus kita persiapkan dengan sebaik mungkin," ujar Marindo.
Marindo juga menekankan pentingnya penyelarasan materi pelatihan dengan visi dan program pembangunan Provinsi Lampung. Sektor pertanian menjadi salah satu fokus utama, termasuk penguatan program Desaku Maju sebagai strategi percepatan penurunan kemiskinan dan peningkatan kesejahteraan petani.
Kegiatan PKN Tingkat II 2026 direncanakan akan dihadiri langsung oleh Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal. Program ini diselenggarakan oleh Lembaga Administrasi Negara (LAN) bekerja sama dengan BPSDMD Provinsi Lampung, dengan tujuan memperkuat kapasitas kepemimpinan strategis, inovasi kebijakan, dan transformasi birokrasi yang adaptif di era digital.
REDAKSI








