Gamapela Temukan Proyek Fiktif Dinas Pendidikan Lampung Selatan

BANDARLAMPUNG-LSM Gamapela menemukan sejumlah proyek fiktif di Dinas Pendidikan Lampung Selatan senilai 155 juta.
Biro Investigasi DPP LSM Gamapela Deni AF menyebut, proyek fiktif itu pada pekerjaan pengawasan pembangunan dan rehabilitasi gedung.
Selain itu, Deni menyebut Dinas Pendidikan Lampung Selatan dalam beberapa waktu terakhir kerap mendapatkan sorotan terkait adanya upaya kongkalikong antara oknum pejabat di dinas tersebut dengan pihak luar untuk menerima setoran serta pengkondisian paket-paket pekerjaan.
“Gamapela menemukan upaya pengkondisian terhadap oknum aparat penegak hukum oleh oknum-oknum pejabat Dinas Pendidikan bersama dengan oknum nonstructural agar isu panas yang muncul tidak menjadi bola liar,” kata Deni di Bandarlampung, Sabtu (12-10-2024).
Terpisah, Ketua Umum Gamapela Toni Bakri mengatakan situasi di Dinas Pendidikan menjadi preseden buruk bagi dunia pendidikan di Lampung Selatan.
“Disdik seharusnya menjadi penggerak atau pelopor bagi pemerintah kabupaten untuk melahirkan sumber daya manusia yang berkualitas dan unggul sebagai penopang pembangunan,” kata dia.
Toni juga mengatakan akan menindaklanjuti temuan Biro Investigasi DPP LSM Gamapela ke APH untuk mengklarifikasi isu tersebut.
“Bahkan kami akan melaporkan hasil investigasi ini ke Kejaksaan Agung dan KPK agar dunia pendidikan di Lampung Selatan bisa berjalan sesuai fungsi dan tugas yang seharusnya,” pungkas dia.
Terkait temuan Gamapela, Sekretaris Dinas Pendidikan Lampung Selatan Momoy Cahyadi saat dihubungi media ini melalui nomor Whatsapp yang digunakan, tertera centang satu atau diduga tidak aktif.