Disnakertrans Tulangbawang Barat Klarifikasi PT KJP Soal Demosi Sekuriti

TULANGBAWANG BARAT - Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Tulangbawang Barat, Lampung, mengundang PT Komering Jaya Perdana (KJP) untuk mengklarifikasi demosi lima sekuriti di perusahaan tersebut.

"Kita memanggil manajemen perusahaan untuk klarifikasi permasalahan yang terjadi. Menurut mereka (perusahaan) hal tersebut merupakan bentuk pembinaan kedisiplinan dari perusahaan terhadap karyawannya," kata Sekretaris Disnakertran Tulangbawang Barat Erwin, Kamis (6/7/2023).

Erwin menjelaskan, pembinaan tersebut terkait kedisiplinan sesuai hasil audit internal yang menyatakan kelima karyawan tersebut melanggar aturan.

"Pelanggarannya seperti, belum kerja tapi mereka telah mengisi absen terlebih dahulu," kata Erwin.

Perusahaan akhirnya memutuskan, kelima sekuriti tersebut dipindahtugaskan dari PT KJP Panaragan Tulangbawang Barat ke KJP Terbanggi Lampung Tengah.

"Menurut pihak perusahaan, kemungkinan mereka bisa balik lagi nantinya, disana semua fasilitas di siapkan oleh perusahaan. Sesuai banyak juga karyawan yang bekerja disana asal dari Tulangbawang Barat.Oleh karenanya pihak perusahaan meminta agar kelima karyawan ini dapat menerima keputusan yang telah dibuat perusahaan sesuai dengan aturan." kata Erwin

Terkait Pemutusan Hubungan Kerja (PHK), Erwin mengatakan pihak perusahaan belum siap melakukannya.

"Namun apabila tidak ada titik temunya, mereka akan melakukan PHK terdesak yang artinya kelima karyawan tersebut tidak akan mendapatkan uang pesangon, dan ini berdasarkan perjanjian awal antara karyawan dan perusahaan. Disnaker Tulangbawang Barat sebagai penengah permasalahan ini akan memanggil kelima karyawan keamanan tersebut. Kalau bisa diterima dulu penawaran kerja yang disampaikan oleh pihak perusahaan, Namun, jika memang mereka masih bersikuat, Maka kita akan membuat Surat pengajuan ke provinsi agar Dapat ditindaklanjuti oleh PHI," kata Erwin.

Senada, Personalia PT KJP Aziz menyatakan pemindahan tugas terhadap kelima sekuriti tersebut sebagai bentuk pembinaan.

“Untuk selanjutnya silakan konfirmasi ke Disnaker," kata Aziz.