Mahasiswa FK Unila Edukasi Warga Cegah Hipertensi
Mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Lampung menggelar Medora Project Bulan Bakti 2026 dengan rangkaian edukasi, skrining, konsultasi kesehatan, dan aktivitas fisik untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap hipertensi dan sindrom metabolik.
BANDAR LAMPUNG — Mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Lampung (FK Unila) menggelar rangkaian kegiatan Medora Project Bulan Bakti 2026 untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dan pelajar terhadap risiko hipertensi dan sindrom metabolik.
Mengusung tema ARTEMIS (Action for Risk Reduction of Hypertension and Metabolic Syndrome), kegiatan tersebut diisi dengan edukasi kesehatan, aktivitas fisik, pemeriksaan kesehatan, hingga konsultasi dengan tenaga medis.
Salah satu kegiatan digelar melalui Medora Project: Roadshow Puskesmas bersama Puskesmas Sukabumi. Kegiatan yang berlangsung di Navara City Park, Kota Bandar Lampung, pada 5 September 2026 itu diikuti sekitar 80 peserta dengan dukungan 24 panitia.
Rangkaian kegiatan diawali senam pagi bersama warga. Setelah itu, peserta mengikuti penyuluhan mengenai hipertensi dan sindrom metabolik yang disampaikan Dr. dr. Dwita Oktaria, Mpd. Ked., Sp.KKLP.
Materi penyuluhan dilanjutkan dengan sesi tanya jawab. Peserta kemudian menjalani skrining kesehatan yang meliputi pengukuran berat dan tinggi badan, lingkar perut, tekanan darah, serta kadar gula darah.
Ketua Pelaksana Medora Project, Jeraldy Wijaya, mengatakan seluruh rangkaian kegiatan berjalan sesuai rencana dan mendapat respons positif dari peserta.
“Kegiatan berjalan dengan lancar dan peserta mengikuti seluruh rangkaian acara dengan antusias, mulai dari senam pagi, penyuluhan, hingga skrining kesehatan,” kata Jeraldy.
Selain roadshow, kegiatan edukasi juga dilaksanakan di Desa Hanura, Kabupaten Pesawaran. Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa memberikan penyuluhan mengenai deteksi dini risiko kardiometabolik melalui modifikasi gaya hidup dan pola makan.
Penyuluhan menghadirkan Dr. dr. Winda Trijayanthi Utama, S.Ked., S.H, MKK. Sebanyak 50 warga mengikuti kegiatan yang didukung 41 panitia.
Peserta mendapatkan edukasi mengenai sejumlah faktor risiko kardiometabolik, seperti hipertensi, obesitas sentral, peningkatan kadar gula darah, dan gangguan kadar lemak darah. Materi juga mencakup penerapan pola makan sehat, pembatasan garam, gula dan lemak, aktivitas fisik, pengelolaan stres, serta kualitas tidur.
Kegiatan tersebut dilengkapi pemeriksaan tekanan darah, indeks massa tubuh (IMT), gula darah, dan profil lipid. Peserta juga mendapat edukasi mengenai cara membaca informasi nilai gizi pada label kemasan pangan.
Rangkaian Medora Project kemudian dilanjutkan dengan Main Act Desa II 2026 di Desa Hanura. Kegiatan ini tidak hanya berisi pemeriksaan kesehatan, tetapi juga workshop pengukuran tekanan darah, pemeriksaan gula darah menggunakan GCU, serta pengukuran dan perhitungan IMT.
Setelah mengikuti workshop, peserta menjalani pemeriksaan kesehatan yang meliputi tekanan darah, tinggi badan, berat badan, lingkar perut, dan gula darah. Hasil pemeriksaan dicatat dalam formulir kesehatan masing-masing peserta.
Peserta selanjutnya mengikuti anamnesis dan konsultasi dengan dokter. Hasil pemeriksaan digunakan sebagai dasar pemberian edukasi individual mengenai kondisi kesehatan, faktor risiko hipertensi, sindrom metabolik, serta langkah yang dapat dilakukan untuk menjaga dan mengendalikan kondisi kesehatan.
Bagi peserta yang dinilai membutuhkan pengobatan, dokter memberikan resep sesuai kondisi medis. Obat kemudian diserahkan oleh apoteker disertai informasi mengenai cara penggunaannya.
Sementara itu, kegiatan utama ARTEMIS juga dilaksanakan sebagai bagian dari Bulan Bakti FK Unila 2026. Program tersebut memberikan edukasi mengenai konsep hipertensi dan sindrom metabolik, faktor risiko, tanda dan gejala yang perlu diwaspadai, deteksi dini, serta upaya pencegahan dan pengendalian.
Materi juga membahas keterkaitan hipertensi dengan gangguan metabolik, seperti obesitas, resistensi insulin, peningkatan kadar gula darah, dan gangguan kadar lemak darah.
Rangkaian edukasi dilanjutkan melalui Post to Post Education untuk memperkuat pemahaman peserta mengenai pencegahan dan pengelolaan hipertensi serta sindrom metabolik.
Selain edukasi, Medora Project Bulan Bakti FK Unila 2026 menggelar MEDORA Fit Check di Stadion Pahoman, Bandar Lampung, pada Minggu (4/10/2026).
Kegiatan yang berlangsung pukul 07.00 hingga 10.00 WIB tersebut diikuti 100 peserta dengan dukungan 25 panitia. Peserta mengikuti senam bersama sebelum menjalani pemeriksaan kesehatan gratis berupa pengukuran tinggi badan, berat badan, lingkar perut, dan gula darah.
Rangkaian kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya mahasiswa FK Unila mendorong masyarakat untuk lebih mengenali faktor risiko penyakit tidak menular dan melakukan deteksi kesehatan secara berkala.
Melalui edukasi, aktivitas fisik, skrining, dan konsultasi kesehatan, Medora Project Bulan Bakti FK Unila 2026 diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya pencegahan hipertensi dan sindrom metabolik serta penerapan pola hidup sehat secara berkelanjutan.
REDAKSI











