Jadi Inspektur Upacara Hari Pahlawan, Ini Pesan Pj Bupati Maybrat Untuk Generasi Penerus

Jadi Inspektur Upacara Hari Pahlawan, Ini Pesan Pj Bupati Maybrat Untuk Generasi Penerus
Foto: Istimewa

MAYBRAT - Penjabat (Pj) Bupati Maybrat Bernhard Rondonuwu bertindak sebagai inspektur upacara dalam rangka memperingati hari Pahlawan yang berlangsung di Lapangan Alun-alun Faitmayaf di Kumurkek Ibu Kota Maybrat, Papua Barat, Kamis (10/11/2022).

Bernhard Rondonuwu tiba di lapangan upacara dari kediamannya pukul 9:00 WIT. Damdim 1809 Letkol Inf Yohanes Andi Wibowo dan juga Sekda

Jhoni Way tampak mendampingi. Kedatangan mereka disambut sejumlah pejabat yang sudah berada lebih awal seperti, Kapolres Gleen Rooi Molle, Dansatgas Yonif Raider 136 Tuah Sakti Letkol Andi Ariyanto, para Asisten, serta para Pimpinan OPD.

Rondonuwu tampak mengenakan jas berwarna hitam dan peci hitam. Ia Kemudian melangkah menuju ke podium memimpin upacara setelah menerima laporan Perwira upacara, Mayor Inf Wahyu Fredi Susanto, dari Kodim 1809/Maybrat.

Upacara ini dimulai setelah Komandan Upacara, Kapten Infanteri Hakim dari Batalyon Satgas Yonif Raider Khusus 136 Tuah Sakti memberikan laporan. Dintandai dengan penghormatan kepada Pahlawan yang dipimpin komandan upacara dan diikuti sikap hormat senjata.

Proses upacara ini kemudian dilanjutkan dengan mengenang pertempuran 10 November 1945 di Surabaya dengan ditandai bunyi trompet. Lalu Pj Bupati Bernhard Rondonuwu memimpin proses mengheningkan cipta.

"Untuk mengenang jasa para Pahlawan, untuk itu mari kita mengheningkan cipta, mengheningkan cipta dimulai," kata Bupati sembari menundukan kepala dan diikuti peserta upacara.

Upacara tersebut kemudian lanjut lagi dengan pembacaan mukadimah undang-undang dasar 1945 oleh Kepala Dinas Pendidikan, Kornelius Kambu. Sedangkan pesan Perjuangan Pahlawan dibacakan oleh Kepala Dinas Sosial, Makdalena Tenau. Kornelius Kambu dan Magdalena Tenau merupakan putra dan putri para Veteran Republik Indonesia asal Maybrat.

Penjabat Bupati Maybrat, Bernhard Rondonuwu selanjutnya membacakan amanat umum yang diamanatkan Menteri Sosial Republik Indonesia pada hari Pahlawan 10 November yang ke-77.

Ditemui usai upacara, Rondonuwu mengatakan kehadiran Negara Indonesia karena berkat dan pengorbanan para Pahlawan yang tangguh dan berani. Dia ingin generasi penerus bangsa harus meneruskan perjuangan tersebut dan selalu kuat dalam menghadapi berbagai macam persoalan dan juga tantangan yang datang. Terutama di Kabupaten Maybrat.

"Jadi memaknai hari Pahlawan nasional yang ke 77 ini bagaimana kita mengisi kemerdekaan itu sendiri, terutama di jajaran pemerintahan daerah Kabupaten Maybrat, kita sebagai aparatur sipil negara harus melayani masyarakat, itu adalah bagian dari tanggung jawab kita dalam mengisi kemerdekaan," harap Bupati.

Untuk diketahui juga, upacara hari Pahlawan ke- 77 ini yang bertugas sebagai penggerak bendera adalah tiga orang siswa dari SMA Negeri 1 Aifat. Mereka adalah, Adam Mortus Yaam, Dominggus Assem, dan Frengky Kocu.

Pada akhir upacara juga diisi dengan penyerahan piagam penghargaan buat peserta lomba cerdas cermat Pesparani Nasional Ke-II di Kupang Nusa Tenggara Timur karena masuk nominasi 6 besar. Penyerahan itu dilakukan oleh Pj Bupati, Dandim, Kapolres, dan Sekda, sebelum berakhir ditutup dengan sesi foto bersama dan ucapan selamat hari Pahlawan yang ke 77 tahun secara bersama.