Bersama Kesulitan Ada Kemudahan
Masjid Baiturrahmah Komplek Pemuka Kelurahan Rajabasa Pemuka, Bandarlampung memperingati Isra Miraj Nabi Muhammad SAW. KH Aidi Afrian dalam ceramahnya menceritakan kesulitan Rasulullah dalam berdakwah.
BANDARLAMPUNG -Setiap kesulitan ada kemudahan. Hal inilah salah satu hikmah dari peristiwa Isra Miraj Nabi Muhammad.
Nabi Muhammad mengalami kepedihan dan kesulitan maha dahsyat saat berdakwah, sebelum perintah sholat lima waktu datang. Di awali dengan meninggalnya istri Khadijah. Selain istri, Khadijah merupakan sahabat setia, dan sandaran utama di masa paling sulit dakwahnya.
"Kepergiannya, rumah Nabi menjadi sunyi. Nabi merasa sangat kesepian, dan beliau tidak menikah lagi dalam waktu lama. Nabi terus mengenang kebaikan dan kesetiaan Khadijah," ujar KH Aidi Afrian saat berceramah di Masjid Baiturrahmah, Komplek Pemuka Kelurahan Rajabasa Pemuka Bandarlampung, Jumat (16/1/2026) malam.
Sepeninggal Khadijah dan paman Abi Thalib, masyarakat Mekkah makin keras menentang dakwah Nabi. Akhirnya, Nabi Muhammad mencari suaka di wilayah Thaif. Namun penduduk Thaif menolak dengan kejam. Mereka melempari nabi dengan batu hingga berdarah. Kesedihan Nabi makin mendalam.
Di tengah situasi ini, lanjut Aidi, Allah SWT memperjalankan Nabi Muhammad dalam satu malam dari Masjidil Haram (Makkah) ke Masjidil Aqsa (Palestina) (Isra), lalu naik ke tujuh lapis langit hingga Sidratul Muntaha (Mi'raj).
Dalam peristiwa Isra Miraj ini, perintah sholat lima waktu datang. Sholat ini menjadi senjata yang diberikan Allah kepada umat Islam dalam menghadapi kesulitan dan ujian hidup.
"Ayo jadikan sholat sebagai sarana menyelesaikan masalah. Problem terbesar umat saat ini adalah perpecahan," ujar Aidi.
Ketua Masjid Baiturrahmah Askuri menjelaskan, peringatan hari besar Islam rutin digelar. Dia berharap peristiwa Isra Miraj menjadi pelajaran bagi jemaah.
"Perintah shalat lima waktu saat Isra Miraj menjadi inti dan sarana spiritual bagi umat Islam untuk menemukan ketenangan dan kekuatan dari lelahnya dunia," ujar Askuri.
NURCHOLIS SAJADI








