Terkendala Aturan, Honorer di Mesuji Tak Dapat THR

Terkendala Aturan, Honorer di Mesuji Tak Dapat THR
Kepala BPKAD Kabupaten Mesuji Olpin Putra | Foto: Ahmad Fauzi/monologis.id

MESUJI-Tenaga non Aparatur Sipil Negara (ASN) atau honorer di Kabupaten Mesuji Lampung tidak mendapatkan tunjangan hari raya (THR) pada lebaran 2024 ini.

Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Mesuji Olpin Putra mengungkapkan, pemerintah daerah setempat pada akhir Maret kemarin telah merealisasi anggaran sebesar Rp16,3 Miliar untuk gaji dan THR.

Namun, anggaran tersebut untuk THR ASN dan P3K serta Non ASN Khusus BLUD. Dimana komponennya sebulan gaji plus TPP 100.

“Untuk tenaga honorer sebenarnya tahun ini juga sudah menyiapkan anggarannya, namun karena beberapa hal yang sifatnya aturan, maka dengan sangat berat hati THR bagi tenaga honorer atau tenaga non ASN tidak bisa kita bayarkan. Kendati sebenarnya kita juga sangat prihatin, akan tetapi jika di paksakan untuk dibayarkan khawatirnya malah menjadi masalah di kemudian hari,”jelas Olpin, Senin (8/4/2024).

Lebih lanjut pria yang juga menjabat sebagai Ketua Perbakin Mesuji itu menerangkan alasan kenapa tidak bisa dibayarkannya THR bagi honorer atau tenaga non ASN tersebut. Sebab, pemerintah pusat terbaru ini telah mengeluarkan peraturan pemerintah (PP) Nomor 14 tahun 2024, serta hasil rapat zoom dengan Kemendagri, dan  Template yang di-share oleh Kemendagri yang kita turunkan dalam bentuk peraturan bupati (PERBUP) nomor 7 tahun 2024 tentang teknis tunjangan THR dan gaji 13 yang bersumber dari APBD.

“Beberapa hari lalu pimpinan (Pj Bupati) juga merapatkan dengan seluruh kepala OPD terkait pembayaran THR khususnya untuk honorer di Mesuji agar bisa dicarikan formulasinya untuk dibayar jika tidak menyalahi aturan. Namun,hasil konsultasi kita baik dengan pemerintah pusat, hal ini tidak diperkenankan untuk dibayar mengingat aturannya seperti itu, maka dengan berat hati THR honorer tidak dibayarkan,” terangnya.