Terbaik Tiga Nasional, Kebun Raya Itera Raih Penghargaan dari BRIN

Terbaik Tiga Nasional, Kebun Raya Itera Raih Penghargaan dari BRIN
Foto: istimewa

BANDARLAMPUNG - Kebun Raya Institut Teknologi Sumatera (Itera) yang dikelola oleh UPT Konservasi Flora Sumatera, meraih penghargaan terbaik ke-3 nasional dalam pembangunan dan pengelolaan kebun raya di Indonesia dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) RI.

Penghargaan diserahkan langsung oleh Presiden ke-5 RI, yang juga Dewan Pembina BRIN Prof Dr Megawati Soekarnoputri, didampingi Kepala BRIN Laksana Tri Handoko, bertepatan dengan peringatan hari ulang tahun ke-206 Kebun Raya Bogor, di Bogor, Jawa Barat, Rabu (17/5/2023) lalu.

Penghargaan tersebut diterima oleh Kepala UPT Konservasi Flora Sumatera, Alawiyah.

Meski terbilang baru, Kebun Raya Itera yang diresmikan 8 Juni 2022, telah mampu bersaing dengan kebun raya yang ada di Indonesia, seperti Kebun Raya Indrokilo, Boyolali, yang meraih penghargaan terbaik pertama, disusul Kebun Raya Banua, Kalimantan Selatan, sebagai terbaik kedua.

Alawiyah menyampaikan, Kebun Raya Itera resmi bergabung dalam Kebun Raya Indonesia pada tahun 2017. Banyak sekali kebun raya yang sudah berusia belasan tahun sejak didirikan, Kebun Raya Itera termasuk pendatang baru dalam dunia kebun raya. Walaupun dengan usianya yang tergolong muda dan dibangun dari hamparan lahan yang kosong bahkan berasal dari lahan sawah dan perkebunan jagung, Itera mampu berlari dan bertumbuh mengejar posisi kebun raya lain yang usia pembangunannya sangat jauh.

Alawiyah juga menjelaskan, sebelum mendapatkan penghargaan BRIN RI melakukan monitoring dan evaluasi kepada 51 kebun raya daerah yang sudah ada saat ini dengan berbagai indikator penilaian dengan penilai independent.

“Alhamdulillah kebun raya Itera mendapatkan juara 3 Kebun Raya terbaik di Indonesia dalam pembangunan dan pengelolaannya. Penilaian paling ditekankan pada poin komitmen dan Itera dinilai mampu menjaga komitmen baik dari pimpinan hingga tingkat teknis dengan tersedianya alokasi anggaran, kebijakan yang terus mendukung, upaya-upaya dalam pengembangan,” jelas Alawiyah.

Ia berharap prestasi tersebut dapat menjadi doping energi sivitas akademika Itera, untuk lebih semangat lagi dalam berkinerja, khususnya merawat, menumbuhkembangkan Kebun Raya Itera, untuk lebih baik lagi ke depan.

Selain itu, menurut Alawiyah, meski masih tergolong muda, Kebun Raya Itera sudah mampu menjalankan 5 fungsi kebun raya dengan baik yakni konservasi, pendidikan, penelitian, wisata, dan jasa lingkungan.

Atas prestasi tersebut Rektor Itera Prof Dr I Nyoman Pugeg Aryantha, memberikan apresiasi dan selamat kepada tim UPT Konservasi Flora Sumatera. Rektor berharap prestasi tersebut dapat menjadi doping energi sivitas akademika Itera, untuk lebih semangat lagi dalam berkinerja, khususnya merawat, menumbuhkembangkan Kebun Raya Itera, untuk lebih baik lagi ke depan.

Rektor juga menyebut, Kebun Raya sebagai warisan aset yang dibangun oleh jajaran pimpinan dan sivitas akademika Itera terdahulu, adalah salah satu modal dasar sivitas akademika untuk bergerak maju, dalam mengokohkan Itera sebagai kampus masa depan.

“Sebagai kampus teknologi berwawsasan ramah lingkungan, yang mengusung konsep berkelanjutran dengan platform umberela isu global terkait penanggulangan perubahan iklim global,” ujar Rektor.

Rektor juga mengajak sivitas akademika untuk merawat dan mengembangkan Kebun Raya Itera sebagai salah satu komponen Itera kuat, maslahat dan bermartabat, “Semoga Allah SWT memberikan kemudahan dan kelancaran untuk itu semua,” pungkas Rektor.