Pemkot Metro Gelar Ramah Tamah dengan Angkatan 45
METRO – Pemerintah Kota
(Pemkot) Metro, Lampung, menggelar ramah tamah dengan Angkatan 45 yang terdiri para
anggota LVRI, DHC Angkatan 45, Warakawuri, Pepabri dan Purnawirawan Polri.
Ramah tamah dengan tema “Pahlawanku Teladanku, berlangsung
di halaman Rumah Dinas Walikota Setempat, Kamis (10/11/2022), dalam rangka Hari
Pahlawan ke-77.
Hadir dalam acara tersebut, Ketua DPRD Kota Metro, Kapolres,
Dandim 0411/KM, Kajari, Ketua Pengadilan Negeri, Ketua Pengadilan Agama dan undangan
lainnya.
Ketua PEPABRI Mayor Purn. TNI Ahmad Sujadi mewakili anggota
LVRI, DHC Angkatan 45, Warakawuri, PEPABRI dan Purnawirawan Polri, menyampaikan
ungkapan terimakasih kepada Pemkot Metro memberikan perhatian kepada seluruh
angkatan 45 di Hari Pahlawan.
“Kita perlu meneladani para Pahlawan yang telah gugur
mendahului kita, selamat Hari Pahlawan semoga Allah SWT senantiasa memberikan
petunjuk dalam pengabdian kami kepada Nusa dan Bangsa,†tandasnya.
Sementara itu Sekda Kota Metro Bangkit Haryo Utomo mewakili
Wali Kota Wahdi mengatakan, dalam rangka silaturrahim sebagai wujud penghargaan
jajaran Pemkot Metro kepada para Veteran, Pejuang, Warakawuri dan PEPABRI, Wali
Kota berharap acara ini dapat memberikan makna yang sangat berarti, khususnya
dalam menghayati nilai-nilai pengorbanan, dharma bhakti, dan perjuangan dari
Anggota LVRI, DHC Angkatan 45, Warakauri, PEPABRI dan Purnawirawan Polri bagi
tanah air.
Lebih lanjut Bangkit juga menambahkan, bahwa ramah tamah
dengan para pejuang sengaja dilakukan untuk mengenang kembali serta menghormati
jasa para Pahlawan dan menanamkan kembali pentingnya arti nilai-nilai kePahlawan
khususnya bagi generasi muda penerus bangsa.
“Dengan adanya silaturrahmi ini, diharapkan hubungan antara
para pejuang dengan generasi muda penerus bangsa dapat terjalin dengan baik
serta harmonis, sehingga kita bangsa Indonesia bisa bersatu dalam bingkai
Bhinneka Tunggal Ika yang diterapkan dalam hati sanubari masing-masing.
Mengingat demikian besarnya jasa para pejuang dan para Pahlawan tersebut, maka
sudah seharusnyalah pemerintah memberikan penghargaan dan perhatian yang besar
terhadap mereka, sebagaimana ungkapan Bangsa Yang Besar Adalah Bangsa Yang
Menghargai Pahlawannya,†urainya.
Acara tersebut dilanjutkan dengan pemberian penghargaan
kepada anggota LVRI, DHC Angkatan 45, Warakawuri, PEPABRI dan Purnawirawan
Polri, serta pemberian penghargaan kepada Sudarsono yang telah mewakafkan
tanahnya guna mendirikan TK Pembina di daerah 23 Karang Rejo.
Adapun nama-nama penerima penghargaan secara simbolis yakni
Angkatan 45 Suwardi, LVRI Sugianto, PEPABRI Suprapto, PP POLRI Nur Sahid,
Warakawuri TNI Tati Rimbawati, Warakawuri Polri Nyonya Imron Haqi, dan
Warakawuri Veteran Farida.