Tampil di Kejuaraan Esports PES Nasional Jadi Pengalaman Berharga Atlet Asal Lampung
BANDARLAMPUNG – Atlet esports berbakat asal Lampung mulai banyak bermunculan. Salah satunya Alfian Rowiyan.
Belum lama ini, pemuda kelahiran Padangratu, Lampung Tengah, 06 September 1997 menjadi delegasi Lampung mewakili Badak Lampung FC di turnamen Pramusim Indonesian eFootball Cup yang diselenggarakan oleh Indonesian Football e-League (IFEL) di Jakarta pada 01--23 Mei 2021 lalu.
Untuk yang diperlombakan sendiri yaitu Pro Evolution Soccer (PES) 2021 keluaran Konami.
Turnamen tersebut diikuti klub sepakbola yang tergabung dalam Liga 2 Indonesia, seperti Sulut United, Persiba Balikpapan, Persis Solo, PSIM Yogyakarta, PSG Pati, Persijap Jepara, Persekat Tegal, Dewa United, Perserang Serang, KS Tiga Naga, Semen Padang FC dan Badak Lampung FC.
Setiap tim diwakili oleh Profesional Player yang telah melalui seleksi di timnya masing-masing.
Badak Lampung FC diwakili Alfian Rowiyan yang merupakan peraih 4 besar di Open Tournament Pes Competition Badak Lampung FC.
Pada turnamen pramusim tersebut, Badak Lampung berada di Grup Bbersama PSIM Yogyakarta, Perserang Serang, Dewa United, PSG Pati, Persekat Tegal. Dari setiap grup akan diambil 4 besar yang kemudian akan dipertandingkan lagi di babak play off.
“Pertandingan dimainkan setiap akhir pekan, Sabtu dan Minggu. Setelah perjalanan 3 Matchweek barulah terlihat tim mana yang lolos dan tidaknya,” ungkap Alfian, Kamis (03/06).
Dia menyampaikan, 4 tim yang lolos dari Grup A yaitu Persis Solo (Juara Grup), Semen Padang FC (Runner Up), Persijap Jepara (3th), dan Persiba Balikpapan(4th). Kemudian dari Grup B, ada PSIM Jogja (Juara Grup), Badak Lampung FC (Runner up), Dewa United (3th), PSG Pati (4th).
“Di Grup B, Badak Lampung FC sama-sama menorehkan 19 poin dengan PSIM Jogja, hanya saja BLFC masih kalah dalam perolehan gol sehingga membuat PSIM menduduki puncak grup dan BLFC di tempat kedua,” tuturnya.
Delapan tim yang lolos tersebut dipertandingkan lagi di babak play off. Di babak ini menggunakan sistem Upper and Lower Bracket, artinya setiap tim memiliki dua kali kesempatan, jika tim tersebut kalah masih memiliki kesempatan bertanding lagi melawan tim yang kalah juga sampai ke babak final.
Pada babak ini BLFC bertemu dengan Persijap Jepara yang diwakili oleh Sigit Pambudi. BLFC kalah 2 ronde sekaligus dengan skor 3-5 dan 0-4. Kemudian di lower bracket BLFC bertemu dengan Persis Solo yang kalah dari PSG Pati, Persis Solo diwakili oleh Puspamba Ibrahim. BLFC juga mengalami kekalaham 2 ronde sekaligus ketika melawan Peris Solo dengan skor 1-2 dan 1-2. Kekalahan melawan Solo ini menjadi akhir dari perjalanan BLFC di ajang Indonesian eFootball Cup.
Meski belum memberikan hasil maksimal, Alfian mengaku bersyukur bisa mengikuti ajang Pramusim ini.
“Karena ini pengalaman pertama saya mengikuti kejuaraan esports PES di ajang Nasional. Bersyukur sekali bisa bertemu dengan kawan-kawan hebat yang notabene sudah bermain dengan jam terbang tinggi baik di kancah Nasional maupun Internasional,” ujarnya.
Alfian juga menyampaikan terimakasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung dirinya dan BLFC di ajang tersebut.
Dia berharap apa yang dilakukannya bisa menjadi motivasi bagi para atlet Lampung lainnya untuk terus mengasah kemampuan sehingga bisa berprestasi dan membanggakan nama Lampung baik di kancah Nasional maupun Intenasional.
Profil:
Nama : M.M.Q. ALFIAN R. PUTRA
TTL : Padang Ratu, 06 September 1997
Favorite Player di Liga Indonesia : C.Gonzales
Achievement:
- Runner up tournament Pes 2020 Kalianda esport Season II Lampung.
- Juara 1 & 3 tournament Pes 2020 Kalianda esport season III, Lampung.
- 4 Besar Badak Lampung FC Open Tournament pes 2021.
- Juara 3 Open Tournament Pes 2021 Kopi Decinta & DJ.Kingsofficial, Bandar Lampung.