Lampung jadi Provinsi Pertama di Indonesia Penyelenggaraan Workshop Kewirausahaan Terpadu 2024

Lampung jadi Provinsi Pertama di Indonesia Penyelenggaraan Workshop Kewirausahaan Terpadu 2024
Foto: Istimewa

BANDARLAMPUNG-Gubernur Lampung Arinal Djunaidi mendampingi Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki pada pembukaan kegiatan Workshop Kewirausahaan Terpadu Provinsi Lampung Tahun 2024 di Ballroom Hotel Novotel, Selasa (5/3/2024).

Pemerintah Provinsi Lampung patut berbangga karena Workshop Kewirausahaan Terpadu tahun 2024 ini merupakan workshop yang pertama kalinya diselenggarakan di Indonesia oleh Kementerian Koperasi dan UKM Republik Indonesia, dan Provinsi Lampung terpilih sebagai penyelenggara kegiatan ini.

Gubernur Lampung dalam sambutan tertulis yang disampaikan oleh Kepala Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Lampung Drs. Samsurijal, M.M mengucapkan selamat datang kepada Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki di Provinsi Lampung.

"Saya atas nama pemerintah Provinsi Lampung mengucapkan selamat datang di Provinsi Lampung, masyarakat dan pemerintah Provinsi Lampung sangat mengapresiasi perhatian dan dukungan bapak di Provinsi Lampung," ungkapnya.

Arinal mengatakan bahwa kontribusi UMKM secara nasional terhadap PDB Nasional mencapai 61 persen lebih bahkan kontribusinya terhadap penyerapan tenaga kerja mencapai 97 persen dari total tenaga kerja yang ada.

Di Provinsi Lampung terdapat 326.505 unit UMKM yang terdiri dari 311.844 unit skala usaha mikro, skala usaha kecil sebanyak 14.062 unit dan skala usaha menengah sebanyak 599 unit.

"Potensi ini merupakan potensi yang harus kita bina dan kembangkan demi pembangunan ekonomi Lampung yang maju dan berkualitas," ucapnya.

Lebih lanjut Gubernur menyampaikan bahwa Pertumbuhan ekonomi Lampung telah menunjukkan kinerja ekonomi yang menggembirakan dengan capaian pertumbuhan sebesar 5,4 persen year on year pada triwulan keempat 2023.

Pencapaian ini disebabkan optimalisasi berbagai sektor pembangunan terutama pembangunan sektor pertanian dalam arti luas, penguatan pasar domestik, penguatan pemberdayaan UKM termasuk penumbuhan dan pengembangan kewirausahaan di Provinsi Lampung.

"Apa yang kita laksanakan hari ini dengan melaksanakan workshop kewirausahaan terpadu dalam rangka menumbuhkan wirausaha inovatif yang berkelanjutan adalah bagian dari strategi untuk memperkuat pengembangan wirausaha dan pelaku UMKM," ucapnya.

Diakhir, Gubernur menyampaikan apresiasinya kepada Kementerian koperasi dan UKM atas terpilihnya Provinsi Lampung sebagai penyelenggara Workhop Kewirausahaan Terpadu tahun 2024.

"Dalam kesempatan ini perkenankanlah kami menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi yang tinggi kepada Bapak Menteri Koperasi dan UKM Republik Indonesia yang telah memilih Provinsi Lampung sebagai penyelenggara Workshop kewriausahaan Terpadu tahun 2024," pungkasnya.

Adapun Siti Azizah Deputi Bidang Kewirausahaan Kementerian Koperasi dan UKM mengatakan bahwa alasan terpilihnya Provinsi Lampung sebagai penyelenggara Workshop Kewirausahaan Terpadu 2024 karena Provinsi Lampung memiliki Potensi Wirausaha dan start up yang sangat besar.

Selanjutnya Siti Azizah menyampaikan rangkaian acara workshop Terpadu Tahun 2024 telah dimulai sejak tanggal 4 Maret 2024 di Kampus Institut Teknologi Sumatera  (ITERA) berupa Enterpreuner Hub yang dihadiri 500 peserta yang terdiri dari mahasiswa dan pelaku usaha binaan ITERA.

Lebih lanjut Siti Azizah menyampaikan kegiatan hari ini yang dihadiri 350 Peserta merupakan kelanjutan roadshow dari 4 Asisten Deputi Kementerian Koperasi dan UKM yang terdiri dari Roadshow Enterpreuner Development, Roadshow Digitalisasi koperasi dan UMKM, Roadshow Financial Fiesta dan Analisa Peta Potensi Kewirausahaan di Provinsi Lampung.

Workhop Kewirausahaan Terpadu 2024 dimeriahkan dengan acara talkshow yang dipandu oleh moderator Managing Director Pemimpin.id Zensa Rahman dengan menghadirkan narasumber antara lain : Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki, CEO dan Founder Elevarm Bayu Syerli Rahmat, CEO dan Founder FundEx Agung Wibowo, CEO dan Founder Crustea Roikhanatun Nafi'ah.