Kejari Lampung Timur Berikan Pendidikan Hukum ke Pelajar

Kejari Lampung Timur Berikan Pendidikan Hukum ke Pelajar
Foto: Istimewa

LAMPUNG TIMUR–Kejaksaan Negeri (Kejari) Lampung Timur mengunjungi SMAN 1 Wayjepara dalam rangka kegiatan jaksa masuk sekolah (JMS), Jumat (2/2/2024).

Kasi Intel Kejari Lampung Timur Muhammad Rony menjelaskan, kunjungan tersebut untuk memberikan pendidikan hukum di kalangan pelajar.

"Melalui pemahaman yang lebih baik tentang hukum, kami berharap para siswa-siswi dapat menjadi agen perubahan yang positif di masyarakat," tutur Muhammad Rony.

Dia melanjutkan, kegiatan ini merupakan program pemerintah pusat yang bertujuan untuk memberikan pemahaman hukum sejak dini bagi siswa-siswi SMA atau sederajat.

"Pemahaman hukum harus dimulai sejak dini agar generasi muda tidak terjerumus ke hal-hal negatif seperti contoh dalam penggunaan Smartphone juga harus bijak, penyalahgunaan narkoba, tawuran, kriminal dan sebagainya sehingga tidak menimbulkan masalah hukum dikemudian hari," kata Rony didampingi beberapa jaksa.

Selama kunjungan tersebut, para jaksa memberikan materi tentang berbagai aspek hukum yang relevan dengan kehidupan sehari-hari para pelajar, dan memberikan kesempatan bagi mereka untuk bertanya langsung.

"Langkah ini diharapkan dapat memperkuat pemahaman hukum di kalangan generasi muda, sehingga mereka dapat tumbuh sebagai individu yang bertanggung jawab dan memiliki pengetahuan yang baik tentang hukum," kelas Rony.

Kepala SMA N 1 Wayjepara Suparwan menyambut baik kedatangan para jaksa dan mengungkapkan pentingnya pendidikan hukum bagi pelajar.

"Pendidikan hukum adalah hal yang penting bagi pembentukan karakter siswa-siswi kami, dan kami berharap kunjungan ini dapat memberikan manfaat yang besar bagi mereka, serta dilakukan secara berkesinambungan,"  ujar Suparwan.

Dia meminta siswa-siswi untuk mendengarkan materi yang akan disampaikan oleh para jaksa sehingga dapat dipahami dengan baik.

"Dengan adanya kegiatan seperti ini, diharapkan para siswa-siswi SMA N1 Wayjepara dapat lebih memahami pentingnya hukum dalam menjaga ketertiban dan keadilan dalam lingkungan sekolah dan masyarakat," kata Suparwan.