Empat Hari Hilang, Warga Tihulale Ditemukan Tak Bernyawa di Tepi Pantai Desa Lokki
SERAM BAGIAN BARAT- Abdullah Sia (60), warga dusun Tanah Goyang menemukan sosok mayat tanpa identitas di tepi pantai Tanah Goyang, Desa Lokki, Huamual, Seram Bagian Barat, Maluku, Rabu (02/09) pagi.
Menurut Abdullah, saat dirinya berangkat kerja melewati tepi pantai mencium bau kurang sedap, “Saya terus jalan. Awalnya saya kira sebuah karung, saya dekati ternyata mayat," ujar Abdullah.
Dirinya langsung melaporkan ke warga setempat. Warga lalu berbondong-bondong menuju lokasi dimana mayat itu ditemukan untuk melihatnya secara langsung.
Kapolsek Huamual Ipda D. N. Tuakora, kepada monologis.id mengatakan, mayat berjenis kelamin laki - laki itu diduga warga Desa Tihulale Elias Wattimury yang hilang di laut beberapa waktu lalu.
Dia menjelaskan, saat itu warga melihat mayat terapung di tengah laut dekat rompong nelayan. Warga lalu memberitahu polisi terkait penemuan tersebut. Namun beberapa saat kemudian saat pihak polsek bersama masyarakat kembali ke lokasi mayat tersebut sudah terbawa arus.
Terpisah, dr Chelsea dari RSUD Piru menyampaikan, tidak ada outopsi yang dilakukan terhadap mayat tersebut, hanya dilakukan pemeriksaan luar dan sekaligus pengambilan sidik jari jenazah dari pihak kepolisian, dan soal hasilnya sampai saat ini belum ada konfirmasi dari pihak kepolisian Polres SBB.
Chelsea juga mengatakan, pihak keluarga mengakui korban adalah keluarga mereka.
“Meski kondisi jenazahnya sudah membusuk, karena diprakirakan sudah tewas sejak lima hari lalu, tapi pihak keluarga meyakini korban merupakan keluarganya yang hilang saat melaut," pungkasnya.
Senada disampaikan Kapolsek Kairatu Timur Iptu Idris Mudakar. Dia mengatakan, dari hasil sidik jari yang dikeluarkan oleh Polres SSB menyatakan bahwa jenazah tersebut adalah Elias Watimury.
"Benar itu bapak Elias Wattimuri warga Desa Tihulale yang hilang pada sabtu 29 Agustus 2020 lalu saat mencari ikan di selat Seram," tutup Mukadar.