ASN Pesawaran Diminta Ikut Kendalikan COVID-19 Pasca-dicabutnya PPKM

ASN Pesawaran Diminta Ikut Kendalikan COVID-19 Pasca-dicabutnya PPKM
Sekda Pesawaran Wildan | Foto: Istimewa

PESAWARAN – Aparatur Sipil Negara (ASN) Kabupaten Pesawaran diminta terus menjadi bagian dari upaya pemerintah mengendalikan COVID-19 pasca-dicabutnya pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) oleh pemerintah pusat.

Pesan tersebut disampaikan Sekretaris Daerah (Sekda) Pesawaran Wildan pada Upacara Mingguan di di lapangan Pemkab Pesawaran, Lampung, Senin (9/1/2023).

“Tentunya melalui upaya-upaya konstruktif sebagaimana yang telah disampaikan melalui Instruksi Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia Nomor 53 Tahun 2022 tentang pencegahan dan pengendalian COVID-19 pada masa transisi menuju Endemi,” kata Sekda.

Dia menyatakan, menindaklanjuti Instruksi Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia Nomor 53 Tahun 2022 tentang Pencegahan dan Pengendalian COVID-19 pada masa transisi menuju endemi, saat ini Satgas Pengendalian COVID-19 Kabupaten Pesawaran telah melakukan langkah-langkah, diantaranya; mendorong masyarakat untuk menggunakan masker dengan benar, terutama pada keadaan kerumunan dan keramaian, di dalam gedung/ruangan tertutup dan sempit termasuk dalam transportasi publik, bagi masyarakat yang memiliki gejala penyakit pernafasan seperti batuk, pilek/dan bersin, serta masyarakat yang kontak erat dan terkonfirmasi.

“Mendorong masyarakat untuk tetap mencuci tangan dengan sabun atau hand sanitizer,” ujarnya.

Menghimbau masyarakat bahwa risiko penularan COVID-19 masih bisa terjadi, sehingga tetap waspada dan meningkatkan ketahanan mandiri agar tidak tertular.

“Mendorong implementasi penggunaan aplikasi Peduli Lindungi untuk memasuki/menggunakan fasilitas publik,” kata dia.

Serta, mendorong masyarakat dalam melaksanakan pemeriksaan (testing) bagi yang bergejala dengan tetap memberikan perhatian dan perlindungan dari risiko penularan COVID-19 bagi komunitas khusus seperti panti jompo, sekolah ber-asrama, lapas anak, panti asuhan, dan lain-lain. Lalu meningkatkan kesadaran masyarakat untuk melakukan testing jika menjadi kontak erat dari kasus terkonfirmasi COVID-19.

Sedangkan untuk pelaksanaan vaksinasi, melalui Dinas Kesehatan Kabupaten Pesawaran bersama TNI/Polri dan pihak terkait.

“Kita akan terus bahu membahu mengupayakan untuk mendorong masyarakat tetap melakukan vaksinasi dosis primer dan dosis lanjutan (booster) secara mandiri atau terpusat di tempat-tempat umum seperti kantor, pabrik, tempat ibadah, pasar, dan tempat-tempat umum lainnya. Semua hal tersebut kita upayakan untuk mencegah terjadinya peningkatan kembali Covid-19 di Kabupaten Pesawaran,” tambahnya.