Kebakaran Lahan di Bandar Lampung Diduga Dipicu Bakar Sampah
Kebakaran melanda lahan sekitar setengah hektare di Sukaraja, Bandar Lampung. Api diduga berasal dari pembakaran sampah dan berhasil dipadamkan tanpa korban jiwa.
BANDAR LAMPUNG – Kebakaran melanda lahan seluas sekitar setengah hektare milik PT Sumatera Bahtera Raya (SBR) di Jalan Yos Sudarso, Gang Ikan Semadar, Kampung Rawa Baru, Kelurahan Sukaraja, Kecamatan Bumi Waras, Bandar Lampung, Kamis (8/10/2026). Api diduga berasal dari aktivitas pembakaran sampah yang ditinggalkan tanpa pengawasan.
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kota Bandar Lampung, Anthoni Irawan, mengatakan pihaknya menerima laporan dari pamong setempat pada pukul 13.02 WIB. Petugas langsung dikerahkan untuk mencegah api merambat ke permukiman warga.
“Begitu laporan masuk, kesiapsiagaan personel langsung diaktifkan. Sebanyak empat unit armada dari berbagai pos langsung kita terjunkan ke lokasi kejadian untuk melokalisir api agar tidak merambat ke bangunan warga, mengingat kondisi angin yang cukup kencang,” kata Anthoni.
Sebanyak 14 personel dari Pleton B diterjunkan dengan empat unit armada, yakni Unit Karba Pos Siaga Teluk Betung Selatan, Unit Supply Pos Siaga Teluk Betung Utara, Unit Macan 021 Mako Tendean, dan Unit Avanza Putih Mako Tendean.
Armada pertama tiba di lokasi sekitar pukul 13.07 WIB, lima menit setelah keberangkatan dari pos. Petugas berjibaku memadamkan api yang cepat membesar akibat tiupan angin. Proses pemadaman tuntas pada pukul 14.52 WIB dengan menghabiskan tiga tangki air.
Anthoni mengatakan, dugaan awal penyebab kebakaran berasal dari pembakaran sampah yang ditinggalkan begitu saja. Berdasarkan keterangan warga, api kemudian merembet ke ilalang dan semak belukar di lahan tersebut.
Ia mengimbau masyarakat agar tidak membakar sampah sembarangan, terutama saat cuaca kering dan angin bertiup kencang.
“Kami terus mengimbau kepada masyarakat Bandar Lampung agar tidak sembarangan membakar sampah, terlebih di musim kemarau atau saat cuaca berangin seperti sekarang. Kelalaian kecil seperti ini bisa memicu kerugian besar dan membahayakan lingkungan sekitar,” ujarnya.
Damkarmat memastikan tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam kejadian tersebut. Kerugian material juga dilaporkan nihil.
Sementara itu, penanganan lebih lanjut terkait penyebab kebakaran diserahkan kepada kepolisian dan aparat penegak hukum yang berwenang.











