Pemkot Bandar Lampung Gelar Operasi Pasar, Ini Lokasinya
Pemkot Bandar Lampung bersama Pemprov Lampung dan Perum Bulog menggelar penetrasi pasar di enam pasar tradisional. Beras SPHP, gula, dan Minyak Kita dijual dengan harga sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET) untuk membantu masyarakat dan menjaga stabilitas harga pangan.
BANDAR LAMPUNG — Pemerintah Kota Bandar Lampung bekerja sama dengan Pemerintah Provinsi Lampung dan Perum Bulog menggelar penetrasi pasar untuk menjaga stabilitas harga bahan pokok sekaligus membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pangan dengan harga terjangkau.
Kepala Dinas Perdagangan Kota Bandar Lampung, Erwin, mengatakan komoditas yang disediakan dalam program tersebut meliputi beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP), gula, serta Minyak Kita. Produk-produk itu dijual dengan harga sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET).
Penjualan dilakukan melalui stan yang dibuka di sejumlah pasar tradisional. Hingga saat ini, program tersebut telah menjangkau enam lokasi, yakni Pasar Panjang, Pasar Tamin, Pasar Cimeng, Pasar Tugu, Pasar Koga, dan Pasar Way Halim.
Menurut Erwin, penetrasi pasar merupakan bentuk kolaborasi pemerintah daerah dan Bulog untuk membantu masyarakat mendapatkan bahan pokok dengan harga yang sesuai ketentuan.
“Penetrasi pasar ini menghadirkan bahan pokok dengan harga HET. Ini kerja sama dengan Pemerintah Provinsi dan Bulog untuk membantu masyarakat sekaligus menjaga stabilitas harga,” ujar Erwin, Jumat (18/9/2026).
Selain menyediakan bahan pangan, petugas melakukan pendataan pembeli dan memantau ketersediaan stok di setiap stan. Pengisian ulang dilakukan ketika persediaan mulai menipis agar kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi.
Melalui program ini, Pemkot Bandar Lampung berharap pasokan bahan pokok tetap terjaga dan masyarakat memiliki akses terhadap pangan dengan harga yang lebih terjangkau.
Kerja sama dengan Pemerintah Provinsi Lampung dan Perum Bulog juga diharapkan mendukung upaya pengendalian inflasi, terutama yang berkaitan dengan harga kebutuhan pokok.











