Gubernur Lampung Dukung Kontingen STG Nasional 2026
Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal mendukung keikutsertaan kontingen Lampung dalam Swayamvara Tripitaka Gatha (STG) Nasional XII 2026 di Jambi. Pembinaan generasi muda juga didorong untuk meningkatkan kualitas SDM dan membangun karakter.
BANDAR LAMPUNG — Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal mendorong penguatan pembinaan generasi muda melalui pendidikan dan pengembangan karakter untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) di daerah.
Hal itu disampaikan Rahmat Mirzani saat menerima kunjungan kerja Lembaga Pengembangan Tripitaka Gatha (LPTG) Provinsi Lampung di ruang kerja gubernur, Senin (12/10/2026).
Dalam pertemuan tersebut, Rahmat mengatakan besarnya jumlah penduduk usia muda di Indonesia merupakan potensi yang perlu diimbangi dengan peningkatan kualitas SDM. Menurut dia, generasi muda harus dipersiapkan agar mampu berperan dalam pembangunan daerah maupun nasional.
Ia menilai pembangunan tidak cukup hanya berfokus pada infrastruktur dan pertumbuhan ekonomi, tetapi juga perlu disertai peningkatan kualitas manusia. Karena itu, pembinaan generasi muda perlu dilakukan secara berkelanjutan dengan melibatkan berbagai pihak.
Rahmat berharap LPTG Lampung dapat berkontribusi dalam pembinaan generasi muda melalui kegiatan yang mendukung pengembangan potensi, kemampuan, dan karakter. Upaya tersebut diharapkan dapat mendorong generasi muda lintas agama tumbuh menjadi pribadi berkualitas dan berkontribusi bagi masyarakat.
Dalam kesempatan itu, Rahmat juga menyatakan dukungan terhadap keikutsertaan kontingen Lampung dalam Swayamvara Tripitaka Gatha (STG) Nasional XII Tahun 2026 yang dijadwalkan berlangsung di Provinsi Jambi pada awal Desember.
Dukungan tersebut diharapkan dapat mendorong kontingen Lampung mempersiapkan diri dan meningkatkan prestasi dalam ajang nasional tersebut.
Pemerintah Provinsi Lampung berharap pembinaan yang berkelanjutan dapat membantu generasi muda mengembangkan kemampuan, meraih prestasi, serta mengambil peran dalam pembangunan daerah dan bangsa.
REDAKSI











