Beras Premium Tembus Rp160 Ribu, Pemkot Bandar Lampung Turun Tangan
Harga beras premium di sejumlah pasar Bandar Lampung mencapai Rp160 ribu per 10 kilogram, melampaui HET Rp149 ribu. Pemkot merespons dengan penetrasi pasar tiga kali sepekan bersama Pemprov Lampung dan Bulog.
BANDAR LAMPUNG — Harga beras premium di sejumlah pasar Kota Bandar Lampung menembus Rp160 ribu per kemasan 10 kilogram atau berada di atas Harga Eceran Tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah.
Dinas Perdagangan Kota Bandar Lampung merespons kondisi tersebut dengan meningkatkan penetrasi pasar bersama Pemerintah Provinsi Lampung dan Perum Bulog untuk menjaga pasokan sekaligus menekan kenaikan harga bahan pokok.
Kepala Dinas Perdagangan Kota Bandar Lampung Erwin mengatakan harga beras premium saat ini berada di kisaran Rp158 ribu hingga Rp160 ribu per 10 kilogram. Sementara HET beras premium untuk wilayah Lampung ditetapkan Rp14.900 per kilogram atau Rp149 ribu per 10 kilogram.
“Kalau beras yang agak naik sekarang ini beras premium. Kalau beras medium, ya kita masih wajar. Beras premium ini yang naik bukan hanya di Bandar Lampung, tapi di semua kota-kota besar karena sedikit ada kelangkaan,” kata Erwin, Selasa (6/10/2026).
Meski harga beras premium berada di atas HET, Erwin memastikan stok beras di Bandar Lampung masih aman.
“Untuk stok di Bandar Lampung insya Allah aman dan terkendali,” ujarnya.
Menurut Erwin, pemerintah daerah terus melakukan penetrasi pasar sebagai salah satu upaya menjaga harga dan daya beli masyarakat.
“Iya, kita selalu ada penetrasi pasar namanya. Dan setiap minggu ada tiga kali dan kita jalankan terus. Nah, itu solusinya,” katanya.
Penetrasi Pasar Tiga Kali Sepekan
Dalam kegiatan tersebut, Pemkot Bandar Lampung menyediakan sejumlah bahan pokok dengan harga sesuai ketentuan pemerintah. Komoditas yang disalurkan antara lain beras SPHP, gula, dan Minyak Kita.
Penetrasi pasar telah dilakukan di sejumlah pasar tradisional, di antaranya Pasar Panjang, Pasar Tamin, Pasar Cimeng, Pasar Tugu, Pasar Koga, dan Pasar Way Halim.
Petugas juga mencatat pembelian masyarakat dan memantau stok di setiap lokasi. Apabila persediaan mulai menipis, pasokan kembali didatangkan untuk menjaga ketersediaan barang.
Sementara itu, hasil pemantauan Satgas Pengawasan Harga dan Mutu Beras Wilayah Lampung pada Senin (5/10/2026) mencatat harga beras premium di sejumlah pasar Bandar Lampung berada pada kisaran Rp158 ribu hingga Rp160 ribu per 10 kilogram.
Analis Ketahanan Pangan (AKP) Ahli Muda Bapanas Akber M











