Kebakaran Lahan di Lampung, Asap Dekat Tol Menggala Berkurang
Kebakaran lahan terjadi di sekitar Gerbang Tol Menggala, Tulang Bawang, dan perkebunan warga di Lampung Tengah. Asap di sekitar tol dilaporkan berkurang, sementara kebakaran di Lampung Tengah berhasil dikendalikan tanpa korban jiwa.
BANDAR LAMPUNG – Kebakaran lahan terjadi di sekitar ruas Gerbang Tol Menggala, Kabupaten Tulang Bawang, dan perkebunan warga di Kampung Sumber Bahagia, Kecamatan Seputih Banyak, Kabupaten Lampung Tengah, Jumat (16/10/2026).
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Lampung melaporkan, kebakaran di sekitar ruas tol berpotensi mengganggu keselamatan pengguna jalan akibat asap yang dapat mengurangi jarak pandang pengemudi.
Dalam pembaruan informasi pukul 19.22 WIB, kondisi asap di sekitar infrastruktur jalan tol dilaporkan sudah sangat berkurang. Petugas masih melakukan pendinginan untuk mencegah munculnya kembali titik api dan meminimalkan dampak kebakaran terhadap pengguna jalan.
Penanganan kebakaran di wilayah Tulang Bawang melibatkan BPBD Kabupaten Tulang Bawang dan BPBD Kabupaten Tulang Bawang Barat, petugas pemadam kebakaran Tulang Bawang Barat, Brimob Tulang Bawang Barat, tim internal PT HIM, serta masyarakat setempat.
Petugas memprioritaskan pemadaman di titik-titik kebakaran, terutama yang berdekatan dengan infrastruktur jalan tol.
Sementara itu, kebakaran di perkebunan warga Kampung Sumber Bahagia, Kecamatan Seputih Banyak, Lampung Tengah, telah berhasil dikendalikan. Petugas Satpol PP serta Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Lampung Tengah bersama masyarakat melakukan pemadaman dan penyiraman di lokasi.
BPBD melaporkan kondisi di lokasi tersebut sudah aman dan tidak terdapat korban jiwa. Hingga laporan disampaikan, penyebab kedua kebakaran masih belum diketahui.
Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops PB) BPBD Provinsi Lampung terus memantau perkembangan kejadian dan berkoordinasi dengan BPBD kabupaten/kota serta instansi terkait.
Pengguna Tol Diminta Waspada
BPBD mengimbau pengguna jalan yang melintasi sekitar lokasi kebakaran di ruas Gerbang Tol Menggala untuk meningkatkan kewaspadaan, mengurangi kecepatan, menjaga jarak aman, dan mengikuti arahan petugas di lapangan.
Imbauan tersebut disampaikan untuk mengantisipasi risiko kecelakaan akibat asap yang mengganggu jarak pandang.
Di tengah cuaca panas dan musim kemarau yang meningkatkan risiko kebakaran hutan dan lahan (karhutla), BPBD Provinsi Lampung juga meminta perusahaan pemegang hak guna usaha (HGU) dan pihak pengelola lahan meningkatkan langkah pencegahan.
Masyarakat dan pelaku usaha diingatkan agar tidak membakar hutan atau lahan untuk membuka area baru, kecuali dalam kondisi yang secara tegas diperbolehkan oleh peraturan perundang-undangan.
Pembukaan lahan berdasarkan kearifan lokal hanya dapat dilakukan sesuai ketentuan hukum, dengan memenuhi persyaratan dan rekomendasi pemerintah yang berlaku. Pengecualian tersebut tidak berlaku di kawasan hutan.
BPBD juga meminta masyarakat segera melaporkan kebakaran di sekitar permukiman, perkebunan, maupun kawasan hutan kepada BPBD, pemadam kebakaran, TNI/Polri, atau petugas terkait agar penanganan dapat dilakukan sedini mungkin.
Jika api masih kecil dan situasi memungkinkan, masyarakat dapat melakukan pemadaman awal dengan tetap mengutamakan keselamatan. Namun, apabila api membesar atau membahayakan, warga diminta menjauh dan menyerahkan penanganan kepada petugas berwenang.
BPBD Provinsi Lampung menegaskan bahwa pencegahan karhutla membutuhkan keterlibatan seluruh pihak. Upaya mencegah pembakaran terbuka dan melaporkan kebakaran sejak dini dinilai penting untuk mengurangi risiko meluasnya api, kerusakan lingkungan, serta gangguan terhadap aktivitas masyarakat dan keselamatan pengguna jalan.
REDAKSI











