BPBD Bandar Lampung Pantau Potensi Banjir Rob di Panjang
BPBD Bandar Lampung mengerahkan 11 personel untuk memantau potensi banjir rob di Panjang Selatan. Hasil patroli menunjukkan permukiman warga masih aman.
BANDAR LAMPUNG – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bandar Lampung memantau potensi banjir rob akibat pasang air laut di Jalan Selat Malaka, Kelurahan Panjang Selatan, Kecamatan Panjang, Rabu (7/10/2026) malam. Hasil pemantauan menunjukkan kondisi masih aman dan belum ditemukan genangan yang memasuki permukiman warga.
Pemantauan dilakukan Tim Reaksi Cepat (TRC) Regu 2 BPBD sekitar pukul 21.45 WIB. Sebanyak 11 personel dikerahkan, terdiri atas enam personel Bidang Penanganan Kedaruratan dan lima personel pleton piket.
Dalam kegiatan tersebut, petugas menggunakan satu unit kendaraan operasional Traga untuk menyisir kawasan pesisir Panjang.
Kepala Pelaksana BPBD Kota Bandar Lampung, Idham Basyar, mengatakan pemantauan dilakukan sebagai langkah antisipasi terhadap potensi banjir rob, sekaligus memastikan kondisi wilayah pesisir tetap aman.
“Untuk sementara kondisi air laut masih aman dan belum ada kenaikan yang berdampak ke permukiman warga. Tim tetap melakukan pemantauan untuk mengantisipasi apabila terjadi perubahan kondisi,” ujar Idham.
Ia mengatakan, pemantauan akan terus dilakukan di kawasan pesisir yang berpotensi terdampak pasang air laut. Langkah ini bertujuan agar petugas dapat segera bertindak jika air mulai memasuki permukiman.
Idham juga mengimbau warga pesisir agar tetap waspada dan segera melaporkan kepada petugas apabila terjadi kenaikan air laut yang mengancam permukiman.
Hingga pemantauan berlangsung pada Rabu malam, petugas belum menemukan genangan akibat air laut pasang yang memasuki permukiman di Jalan Selat Malaka, Kelurahan Panjang Selatan.











