PESISIR BARAT - Pemkab Pesisir Barat, Lampung, menggelar coffee morning bersama forum komunikasi perangkat daerah (Forkopimda) yang dilaksanakan di ruang rapat Sekkab, di Sekretariat Pemkab Pesisir Barat, Selasa (23/02).

 

Hadir dalam kesempatan itu Plh Bupati Pesisir Barat, N Lingga Kusuma, Kapolres Lampung Barat, AKBP Rachmat Tri Hariyadi, Dandim 0422/Lampung Barat, Letkol CZI. Benni Setiawan, Kajari Liwa, Riyadi dan Kapolsek Pesisir Tengah, Kompol. Ansori BM Sidik.

Dalam jumpa pers yang dilaksanakan, Lingga menyampaikan, saat Coffee Morning dirinya telah memaparkan tentang tugas yang harus dilaksanakan selama menjabat Plh Bupati Pesisir Barat hingga waktu yang tidak ditentukan tersebut.

"Dalam mengemban amanah sebagai Plh Bupati, sejumlah tugas yang harus saya lakukan seperti memimpin pemerintahan yang menjadi kewenangan daerah yang tidak bersifat strategis, memelihara ketentraman dan ketertiban masyarakat dan memastikan terselenggaranya pelayanan publik secara baik dan lancar," ungkap Lingga.

Dijelaskannya, pihaknya juga membahas tentang penanganan coronavirus disease (COVID-19) di kabupaten setempat, dimana saat ini upaya menekan penyebaran wabah COVID-19 masih terus dilaksanakan.

"Kita juga melakukan evaluasi penanganan COVID-19 di Pesisir Barat, Alhamdulillah kita sudah bisa menekan penyebaran COVID19, diharapkan kasus COVID-19 tidak meningkat lagi," jelasnya.

Sementara itu, Dandim 0422/Lampung Barat, Letkol. CZI. Benni Setiawan, menekankan agar penerapan protokol kesehatan di tengah-tengah masyarakat semakin di perketat sebagai upaya mencegah penularan wabah COVID-19.

"Pandemi COVID-19 yang kita alami sekarang ini harus dcegah dengan menerapkan protokol kesehatan, jangan karena vaksin prokes kita menjadi kendor, tapi harus tetap kita laksanakan," ujar Benni.

Ditambahkannya, dirinya sudah menjalani vaksinasi COVID-19, namun dirinya tetap mematuhi protokol kesehatan, dirinya juga meminta agar tidak ada masyarakat yang melakukan pengumpulan masa apalagi sifatnya tidak penting.

"Saya sudah divaksin tapi harus tetap menerapkan prokes, diusahakan jangan sampai ada kerumunan yang tidak penting, sampai sekarang masih adanya penularan akibat kerumunan massa," tukasnya.