Viral, Beredar Video Diduga Oknum Kakam Kumpulkan Warga Dukung Paslon di Lampung Tengah
Foto: Riki Antoni/monologis.id

LAMPUNG TENGAH - Sebuah video viral di media sosial (medsos) terkait oknum Kepala Kampung (Kakam) Harapanrejo, Seputihagung, Lampung Tengah, yang diduga sengaja mengumpulkan warga, dan perangkat desa guna meminta dukungan untuk pasangan calon (paslon) nomor urut 2, Musa Ahmad-Ardito Wijaya agar meraih kemenangan di Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Lampung Tengah. 

Bahkan dalam video yang berdurasi 2:15 menit itu, tampak oknum kakam dengan sengaja menjatuhkan nama Bupati petahana, Loekman Djoyosoemarto di hadapan warga yang hadir.

Dia mengatakan bahwa selama Bupati dijabat Loekman tidak ada program yang dijanjikannya terealisasi. Salah satunya terkait pelayanan kepada masyarakat yang di janjikan gratis.

"Dulu waktu beliau baru menjabat, mengatakan akan menggratiskan program layanan kepada masyarakat. Tetapi mana buktinya, semua bohong, jadi saya minta kepada saudara-saudara semua, agar dapat mendukung dan memenangkan Bapak Musa-Dito, minimal 80 persen di Kampung kita ini," ujar oknum tersebut dalam video yang beredar.

Menanggapi hal itu Ketua relawan Basmi, Abdul Razak meminta Bawaslu Lampung Tengah dapat menindaklanjuti dan memproses terkait beredarnya video itu. Dimana menurutnya bahwa dalam video itu, tampak oknum Kakam sengaja memprovokasi warga dan perangkat desa untuk mendukung pslon nomor urut 2, Musa-Dito.

Bahkan oknum kakam secara terang-terangan rela mempertaruhkan jabatannya apabila hal itu akan ada sanksi dari pihak terkait atas kegiatan yang dilakukannya itu.

"Dalam video itu sangat jelas, oknum kakam dengan tegas menjelek-jelekkan nama Bupati, Loekman. Dia itukan perangkat desa, yang seharusnya netral dalam Pilkada ini. Untuk itu saya sebagai Ketua relawan Basmi, meminta pihak Bawaslu segera menindaklanjuti hal itu. Itulah fungsi mereka (Bawaslu) sebagai Badan Pengawasan di Pilkada ini," tegas Razak.