Tulangbawang Barat Zona Merah, Total 115 Orang Meninggal
Foto: Istimewa

TULANGBAWANG BARAT –Tulangbawang Barat, Lampung ditetapkan zona merah akibat meningkatnya penyebaran coronavirus disease (COVID-19) sejak lima pekan terakhir.

Juru bicara (jubir) Satuan Tugas (Satgas) COVID-19 Eri Budi Santoso mengatakan, berdasarkan data dari Provinsi saat ini 13 kabupaten dan kota ditetapkan zona merah. Sementara zona orange hanya dua kabupaten yakni Waykanan dan Mesuji.

"Untuk perkembangan pasien COVID-19 yang meninggal sampai hari ini total mencapai 115 orang. Sementara pasien yang positif COVID-19 itu masih keluar masuk RSUD," kata Eri saat dihubungi monologis.id via ponsel, Selasa (03/08) malam.

Menurutnya, berdasar data harian COVID-19 dari Dinas Kesehatan (Dinkes) Tulangbawang Barat  per hari ini, total pasien terkonfirmasi positif  sebanyak 706 orang, pasien positif dirawat di RSUD 11 orang, pasien positif yang dirawat di RS lainnya 8 orang, pasien positif isolasi mandiri 173 orang, pasien negatif atau selesai isolasi  399 orang dan kontak erat  sebanyak 132 orang.

"Besok rencananya kami akan menghadap Pak Sekda menyampaikan progres COVID-19, karena kita saat ini telah berlakukan PPKM Level 3 dan di Kota sudah Level 4. Jika melihat perkembangan zona merah tentu ada catatan-catatan khusus yang perlu diperhatikan," jelasnya.

Karenanya, melihat situasi saat ini standar PPKM harus tetap dilakukan dan tidak boleh kendor. Sementara  RSUD juga masih tetap melayani khusus pasien COVID-19 saja.

"Kami mengimbau masyarakat agar mematuhi imbauan pemerintah, jangan dianggap sepele, mengingat sudah zona merah, terutama bagi yang menyelenggarakan hajatan atau resepsi pernikahan tidak diperbolehkan banyak kerumunan," imbuhnya.