Tolak Omnibuslaw Pelajar Lampung Lempari Aparat
Foto: Budi Bowo Laksono/monologis.id

BANDARLAMPUNG - Aksi ribuan massa menolak disahkannya UU cipta kerja (Omnibuslaw) didepan pintu gerbang DPRD Lampung diwarnai aksi lempar batu dan kayu. Kericuhan terjadi saat massa dari kalangan pelajar SMA dan SMK merangsek masuk ke lapangan korpri pemprov Lampung, Rabu (07/10) siang.

Dari pantauan dilapangan, mobil pengendali massa milik Polda Lampung menjadi sasaran massa yang sebagian besar dari kalangan pelajar ini.

Sementara ribuan massa lainnya dari elemen mahasiswa, buruh, dan karyawan masih asyik berorasi di gerbang masuk. Aksi ini diwarnai lempar-lemparan batu dan benda-benda keras lainnya. Sementara ratusan personil kepolisian langsung bergerak.

Aksi ini semakin tak terbendung, saat aparat kepolisian menembakkan water canon ke arah ratusan pelajar yang masih rusuh. Sementara aparat kepolisian lainnya mengamankan aksi lainnya. Sementara ribuan massa masih berada di luar area Kantor DPRD Lampung.

Sebelumnya ribuan massa yang terdiri dari berbagai elemen buruh dan mahasiswa tumpah ruah di sekitaran area Tugu Adipura hingga jalan-jalan protokol Bandar Lampung, untuk aksi unjuk rasa di Gedung DPRD Provinsi Lampung.

Mereka berkumpul dalam satu tujuan menyampaikan aspirasi terkait Omnibus Law Cipta Kerja yang telah disahkan menjadi undang-undang oleh DPR RI.