Tiga DPC Demokrat Bakal Tergusur
Ketua DPD Partai Demokrat Lampung Edy Irawan Arief (Foto: Istimewa)

BANDARLAMPUNG - Belum juga dilantik, Ketua DPD Partai Demokrat Lampung terpilih Edy Irawan Arief sudah berancang-ancang bakal 'menggusur' tiga ketua DPC. Ketiga DPC itu adalah Lampung Timur, Pringsewu dan Kota Metro.

Sinyalemen penggusuran itu ditandai dengan tidak diundang tiga DPC tersebut di rumah Edy di Jalan Palapa 6 Labuhan ratu Bandarlampung, Rabu (5/1/2022) malam. Edy berencana bakal segera menggelar musyawarah cabang. Namun begitu, dia tetap berencana konsultasi ke DPP.

"Bukan digusur. Tiga DPC itu emang sudah habis masa jabatannya," kilah Edy kepada monologis.id Kamis (6/1/2022).

Edy sendiri, sepertinya enggan melanjutkan ketiganya untuk menjadi ketua DPC. Edy bakal memilih orangnya yang lebih loyal dan bisa bekerjasama. Karena bagaimanapun partai perlu konsolidasi untuk menghadapi Pemilu 2024.

Sementara itu, Plt Ketua DPC Demokrat Lampung Timur Yandri Nasir rupanya melakukan perlawanan. Loyalis Ridho Ficardo itu justru menuding Edy gagal memahami AD ART. Menurut Yandri, dia bersama dua Plt Ketua DPC lainnya punya hak menjadi ketua sampai digelarnya muscab. Saat dihubungi, Yandri sendiri tak menjawab WA yang dikirim monologis.id.

Penelusuran monologis.id sejumlah DPC rupanya tak semuanya setuju dengan terpilihnya kakak Andi Arief ini. Selain masih baru di Demokrat, Edy Irawan dinilai tak lebih baik dari Ridho. Secara popularitas dan kekuatan finansial, Edy tak lebih baik dari Ridho.

Mereka sepertinya punya sejumlah sikap: melawan, diam atau memilih mundur dari partai. Atau setidaknya tidak akan aktif di politik. Jika melawan, itu sangat tergantung dari pilihan sikap Ridho. Jika benar Ridho menerima tawaran pengurus DPP, kemungkinan besar perlawanan kempes dengan sendirinya.