Selasa, 18 Oktober 2022

19:38

Seleksi Tertulis Calon Anggota Panwas Pesisir Barat Dituding tak Transparan

Sample image

Penulis

NOVAN ERSON

Seleksi Tertulis Calon Anggota Panwas Pesisir Barat Dituding tak Transparan

PESISIR BARAT - Pengumuman hasil seleksi tertulis (CAT) calon anggota Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kecamatan di Kabupaten Pesisir Barat, Lampung, dituding tidak transparan dengan tidak ditampilkannya nilai peserta tes.

Hal itu dikatakan salah seorang peserta tes dari Kecamatan Pesisir Selatan yang enggan namanya disebutkan, Selasa (18/10/2022).

Dia mengatakan bahwa peserta tes tertulis penerimaan Panwaslu mengeluhkan pengumuman hasil tes tertulis. Dimana hasil seleksi tertulis tersebut diumumkan melalui website pesbar.bawaslu.go.id. 

"Dalam website tersebut yang diterakan hanya nomor peserta, nama peserta, jenis kelamin, dan asal kecamatan peserta yang berhasil lulus saja tanpa ditampilkannya nilai. Dari masing-masing kecamatan peserta yang lulus seleksi tertulis sebanyak enam peserta," ucapnya.

Menurutnya, pihaknya cukup menyayangkan kebijakan dalam pengumuman hasil seleksi tertulis tersebut. Ia mengatakan, masyarakat tidak bisa mengetahui jumlah nilai peserta yang lulus seleksi tertulis. 

"Kami menilai pengumumannya tidak transparan. Biasanya tes tertulis seperti penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) atau Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) saat pengumuman ditampilkan nilai dari setiap peserta," tandasnya.

"Dengan tidak ditampilkan nilai dari peserta yang lulus seleksi kami menduga ada permainan-permainan dalam seleksi tertulis calon anggota Panwaslu Kecamatan di Pesisir Barat," tukasnya.

Sementara itu Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Pesisir Barat, Irwansyah, ketika dimintai tanggapannya menerangkan bahwa Bawaslu Pesisir Barat sendiri dalam proses perekrutan calon anggota Panwaslu Kecamatan sudah dilaksanakan sesuai dengan Petunjuk Teknis (Juknis) yang sudah ditetapkan. 

"Dasar kami dalam perekrutan calon anggota Panwaslu Kecamatan yaitu Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilu. Kedua, Peraturan Bawaslu (Perbawaslu) Nomor 8 Tahun 2019 tentang pembentukan, pemberhentian, PAW Bawaslu Provinsi, Kabupaten/Kota, Panwascam, PKD, dan pengawas TPS. Ketiga, Keputusan Ketua Bawaslu Nomor 354 tentang pedoman pelaksanaan pembentukan panwascam dalam Pemilu Serentak 2024," papar Irwansyah.

Irwansyah menjelaskan pada prinsipnya ihwal perekrutan calon anggota panwascam dilaksanakan sesuai dengan aturan yang memang telah ditetapkan. "Pengumuman yang demikian diterapkan diseluruh daerah se-Indonesia. Artinya bukan hanya di Pesisir Barat," jelasnya.

"Bawaslu Pesisir Barat sangat memaklumi jika ada yang tidak puas dan puas dengan pengumuman hasil seleksi tertulis tersebut. Itu manusiawi, tetapi kami juga perlu menegaskan bahwa hal itu sudah sesuai dengan peraturan yang ditetapkan," pungkasnya.

x
Monologis ID