Sambangi Polres Lampung Tengah, Warga Pertanyakan Proses Kasus Pungli Banpres  UMKM
Foto: Riki Antoni/monologis.id

LAMPUNG TENGAH - Perwakilan masyarakat Kampung Karangjawa, Anakratu Aji, Lampung Tengah, menyambangi Polres setempat guna mempertanyakan tindaklanjut aduan mereka terkait pungli bantuan Presiden (Banpres) UMKM yang dilakukan oleh aparat kampung setempat, Senin (26/10).

Erwanto, salah satu perwakilan masyarakat kampung Karangjawa menjelaskan masyarakat yang menerima bantuan di minta oleh aparat kampung sebesar Rp400 ribu hingga Rp1,4 juta, dengan dalih untuk biaya administrasi.

"Pada 12 Oktober 2020 lalu, kami perwakilan dari masyarakat Karangjawa, sudah melaporkannya ke Polres. Hari ini kami ingin mempertanyakan bagaimana tindaklanjut aduan tersebut," ujar Erwanto.

Kasat Reskrim Polres Lampung Tengah, AKP Yuda Wiranegara mengatakan, pihaknya akan menindaklanjuti hal ini dan meminta kepada pelapor, apabila suatu saat nanti ada panggilan dari pihaknya siap hadir, dan kooperatif untuk memberikan keterangan terkait laporan tersebut.

"Semestinya terkait hal ini, ada koordinasi dengan pihak lnspektorat, sesuai dengan dan kesepakatan 3 menteri tentang, baik itu pungli maupun Tipikor," ungkap Kasat.

Selain itu, menurut Kasat, pihaknya selama ini sudah sering menerima aduan dari masyarakat terkait hal ini, namun saat akan di adakan proses pemanggilan saksi tidak ada yang kooperatif dalam memberikan kesaksian.

"Kami berharap kepada pihak pelapor agar, agar suatu saat bila ada surat panggilan dari kami, untuk dapat datang dan memberikan keterangannya," harap Kasat.