Polisi Bekuk Pencuri dan Penadah HP Curian di Tanggamus
Foto: Amirruddin Rachman/monologis.id

TANGGAMUS – Polsek Talangpadang membekuk pelaku pencurian dengan pemberatan (curat) sasaran handphone (HP) sekaligus penadahnya, Kamis (22/10).

Kapolsek Talang AKP Sarwani mengatakan, pelaku Royani alias Icun (31), warga Pekon (Desa) Kejayaan, Gunungalip. Sedangkan penadah barang curian yakni Wilyan FerNando (25) warga Pekon Bandingagung, Talangpadang, Tanggamus, Lampung.

"Kedua tersangka ditangkap di rumahnya masing-masing," kata Kapolsek mewakili Kapolres Tanggamus AKBP Oni Prasetya.

Penangkapan terhadap Royani dan Wilyan FirNando atas lapor korban Nurbaiti (38) warga Pekon Darusalam, Gunungalip, pada 30 September 2020 silam.

Sarwani menjelaskan, adapun kronologis pencurian yang dilakukan Royani terjadi pada Selasa, 15 September silam.

“Korban saat bangun hendak Salat Subuh terlebih dahulu mencarger HP tersebut di depan tv. Usai Salat dia mendengar suara mencurigakan lalu mengecek HP tersebut tapi sudah tidak ada di tempatnya semula,” terang Sarwani.

Korban lalu melihat jendela telah terbuka. Setelah itu ia membagunkan suami dan berusaha mengejar namun pelaku tidak di temukan.

"Korban lalu melapor ke Polsek Talangpadang," jelasnya.

Polisi lalu melakukan penyelidikan. Hasinya, diperoleh informasi HP tersebut berada di tangan  Wilyan.

“Wilyan ditangkap lebih dahulu. Dia lalu mengakui HP tersebut dia beli dari Royani seharga Rp400 ribu. Polisi lalu bergerak ke rumah pelaku dan menangkapnya tanpa perlawanan,” beber Sawani.

Dari penangkapan tersebut terungkap, ternyata tersangka Royani alias Icun beralamat di Pekon Kejayaan Kecamatan Gunung Alip Kabupaten Tanggamus itu merupakan Napi Asimilasi dalam perkara pencurian sepeda motor.

Dimana tersangka Royani, melakukan Curanmor Yamaha Vega-R senilai Rp. 4,5 juta milik Sulaiman pada 4 Juli 2018 di Pekon Negeriagung, Talangpadang.

Atas perkara itu, Royani divonis 3 tahun penjara, lalu menjali hukuman selama 2 tahun. Kemudian mengikuti program asimilasi dan bebas pada 6 bulan terakhir.

Saat ini kedua tersangka berikut barang bukti handphone Oppo A5S ditahan di Mapolsek Talangpadang guna proses penyidikan lebih lanjut.

"Atas perbuatannya, tersangka Royani dijerat pasal 363 KUHPidana, ancaman 7 tahun penjara. Sementara terhadap Wilyan dipersangkakan pasal 480 KUHPidana ancaman 4 tahun," pungkasnya.