Penjaga Makam di Tulangbawang Lakukan Percobaan Pembunuhan
Foto: Istimewa

TULANGBAWANG – PD als FD (25), warga Kampung Wargamakmur Jaya, Kecamatan Banjaragung, Kabupaten Tulangbawang, Lampung ditangkap aparat kepolisian.

Pria yang berprofesi sebagai penjaga makam itu ditangkap pada Selasa (11/1/2022) sore tanpa perlawanan dirumahnya.

"Pelaku melakukan tindak pidana percobaan pembunuhan dan membawa senjata tajam (sajam) jenis badik," kata Kapolsek Banjaragung Kompol Abdul Mutolib mewakili Kapolres Tulangbawang, AKBP Hujra Soumena, Sabtu (15/1/2022).

Kapolsek menjelaskan, pada Selasa (11/1/2022) siang, korban Andri Purnomo (35), warga Kampung Dwiwarga Tunggal Jaya, Kecamatan Banjaragung mengatarkan anaknya ke sekolah mengendarai sepeda motor.

Saat dalam perjalanan pulang ke rumahnya, korban berpapasan dengan pelaku tepatnya di Jalan yang ada di depan Sekolah Menengah Kejuran (SMK) Nusantara, dan korban tetap melanjutkan mengendarai sepeda motor hingga tiba di rumahnya. Ternyata diam-diam pelaku terus mengikuti korban

"Ketika korban tiba di halaman depan rumahnya, korban mendengar teriakan pelaku dari arah belakang, saat itu pelaku mengendarai sepeda motor dan berhenti dipinggir jalan depan rumah korban dengan posisi tangan pelaku sudah memegang sajam jenis badik,"jelas Mutolib.

Jarak korban dengan pelaku sekitar 3 meter, pelaku lalu mengangkat tangan kanannya dan mengacungkan sajam jenis badik ke arah korban sambil berkata "saya bunuh kamu". Korban terkejut, lalu berusaha menghindar dan berlari ke arah belakang rumahnya.

Pelaku malah mengejar hingga jarak mereka sekitar 100 meter, karena situasi lingkungan rumah korban banyak orang yang melihat kejadian tersebut, sehingga pelaku berhenti mengejar korban dan pergi dengan mengendarai sepeda motor miliknya.

Kapolsek menambahkan, hasil pemeriksaan terhadap pelaku, motifnya melakukan tindak pidana tersebut karena sakit hati dengan korban. Dimana 8 bulan yang lalu saat pemakaman saudara korban, korban tidak meminta izin kepada pelaku.

“Dari tangan pelaku petugas menyita barang bukti (BB) berupa sebilah sajam jenis badik warna silver, gagang kayu, panjang sekitar 22 cm, dan sepeda motor Honda Beat warna hitam, tanpa No Pol,” kata Mutholib.

Pelaku yang juga residivis kasus curat itu sudah ditahan di Mapolsek Banjaragung dan dikenakan Pasal 340 Jo Pasal 53 KUHPidana tentang percobaan pembunuhan dan Pasal 2 ayat 1 Undang-Undang Darurat Republik Indonesia Nomor 12 tahun 1951 tentang larangan membawa sajam yang bukan profesinya. Diancam dengan pidana penjara paling lama 15 tahun.