Pemberantasan Narkoba Butuh Kerjasama Semua Pihak
Foto: Rosid/monologis.id

TULANGBAWANG BARAT – Peredaran narkotika telah merambah ke berbagai pelosok. Untuk memberantas barang haram itu harus ada kerjasama semua pihak, salah satu nya Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten.

Mendukung terbentuknya BNN Kabupaten, Pemkab Tulangbawang Barat menyiap lahan tiga ribu meter untuk kantor BNN Kabupaten setempat.

Penyerahan sertifikat lokasi calon kantor oleh Bupati Tulangbawang Barat Umar Ahmad kepada Kepala BNN Lampung Brigjen Pol Edi Swasono di Taman Kebaikan, Kota Budaya, Uluan Nughik, Panaraganjaya, Kecamatan Tulangbawang Tengah, Kamis (25/11).

Umar Ahmad berharap, kehadiran BNN di Tulangbawang Barat bisa menemani Tulangbawang Barat menuju ke babak baru dan pulang ke masa depan.

“Kalau hanya mengandalkan kepada institusi-institusi negara yang secara resmi mengurusi soal Narkoba, kemungkinan tidak akan pernah selesai. Jadi, harus ada strategi-strategi lain yang kita terapkan sehingga ada percepatan, minimal ngimbangi dari proses percepatannya terbentuknya sel-sel jaringan dari peredaran narkoba," terang Umar.

Sementara, Edi Swasono mengatakan, pada 2018 Presiden Indonesia Joko Widodo sudah mengeluarkan Inpres nomor 17 tahun 2019 tentang rencana aksi nasional program pencegahan pemberantasan dan penyalahgunaan narkotika (P4GN).

“Namun untuk evaluasi tahun 2020 ini belum sepenuhnya  optimal, maka Presiden mengeluarkan kembali Inpres nomor 2 tahun 2020,” ungkapnya

Inpres tersebut dilatarbelakangi Indonesia saat ini dalam keadaan darurat narkoba.

“Ada 60% nya merupakan generasi-generasi milenial yang sudah terpapar narkotika. Oleh karena itu diharapkan kepada seluruh masyarakat khususnya Tulangbawang Barat untuk menjaga generasi penerus kita agar terhindar dari narkotika. Apabila telah terpapar secara tidak langsung kita juga ikut bertanggungjawab," pungkasnya.

Turut hadir dalam acara tersebut, Kapolres Tulangbawang, Ketua DPRD, Organisasi Perangkat daerah (OPD) serta undangan lainnya.