Sabtu, 15 Oktober 2022

19:36

GRANAT Lampung Apresiasi Kapolri Berantas Narkoba dan Perjudian Tanpa Pandang Bulu

Sample image

Penulis

REDAKSI

GRANAT Lampung Apresiasi Kapolri Berantas Narkoba dan Perjudian Tanpa Pandang Bulu

BANDARLAMPUNG - DPD Gerakan Nasional Anti Narkotika (GRANAT) Provinsi Lampung mendukung dan mengapresiasi komitmen Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo dalam memberantas narkoba dan perjudian tanpa pandang bulu.

“Kami berikan penghargaan setinggi-tingginya kepada Kapolri yang menindak tegas siapapun termasuk oknum Polri yang melakukan pelanggaran hukum, diantaranya terduga oknum Perwira Tinggi Polri, berinisial TM,” tegas Ketua DPD GRANAT Lampung, Tony Eka Candra, Sabtu (15/10/2022).

Tony mengatakan, penangkapan TM membuktikan kepada kita, bahwa sindikat kejahatan, peredaran gelap dan penyalahgunaan Narkoba sudah masuk ke semua lini kehidupan masyarakat, tanpa melihat latar belakang usia, status sosial, pendidikan dan profesi, tanpa terkecuali oknum aparat penegak hukum.

Menurut Tony, saat ini Indonesia bukan lagi darurat Narkoba, tetapi sudah menjadi bencana Narkoba, karena pengguna dan pecandu Narkoba semakin hari semakin meningkat jumlahnya.

“Oleh karena itu, GRANAT mengajak seluruh komponen bangsa dan masyarakat untuk bergerak bersama melindungi generasi bangsa dari jaringan sindikat pengedar Narkoba, termasuk memberikan edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat akan dampak buruk penyalahgunaan Narkoba, baik dari aspek medis, psikis dan sosial,” ujar Ketua PD VIII KB FKPPI Provinsi Lampung itu.

Tony menegaskan, GRANAT sampai saat ini tetap konsisten berada di garda terdepan dalam membantu dan mendukung segala upaya Pemerintah dalam pencegahan pemberantasan penyalahgunaan dan peredaran gelap Narkotika.

“Dengan jaringan kelembagaan yang luas hingga kecamatan bahkan sampai kelurahan dan desa, GRANAT berada di garda terdepan dalam memproteksi masyarakat dari penyalahgunaan Narkoba,” tegasnya.

Langkah yang dilakukan GRANAT yakni dengan melakukan upaya preemtif dan prefentif, melalui strategi cegah dini dengan menyampaikan informasi yang seluas luasnya kepada masyarakat tentang bahaya penyalahgunaan Narkoba, agar timbul kesadaran untuk tidak menggunakannya, melalui metode KIE, yaitu komunikasi, informasi dan edukasi, juga melalui sosialisasi dan penyuluhan kepada siswa sekolah, mahasiswa, generasi muda dan masyarakat luas.

Tony juga meminta kepada aparat penegak hukum untuk menghukum mati para produsen, sindikat, bandar dan pengedar Narkoba, yang merupakan musuh bangsa dan musuh negara yang nyata, sekaligus musuh umat manusia, karena mereka sudah melakukan kejahatan terhadap kemanusiaan.

"Genderang perang terhadap pencegahan pemberantasan penyalahgunaan dan peredaran gelap Narkotika (P4GN), tidak akan berhasil tanpa dukungan segenap komponen bangsa dan masyarakat, karena dengan kurangnya aparat penegak hukum dalam melakukan upaya represif, harus dilakukan dengan melibatkan partisipasi dan dukungan masyarakat secara luas", pungkas Tony.

x
Monologis ID