DPRD dan Pemkab Waykanan Setujui APBD dan Sahkan Propemperda 2021
Foto: Deni Ardiansyah/monologis.id

WAYKANAN - DPRD dan Pemerintah Kabupaten Waykanan, Lampung,  menyetujui Raperda APBD 2021 dalam rapat paripurna yang berlangsung di Ruang Rapat DPRD setempat, Senin (30/11).

Pada kesempatan tersebut, DPRD Waykanan juga mengesahkan Propemperda 2021.

Rapat dipimpin langsung Ketua DPRD Waykanan Nikman Karim didampingi Wakil Ketua 1 Yusee dan Wakil Ketua 2 Romli.

Turut hadir anggota DPRD, Forkopimda,  Sekda, Staf Ahli, Para Asisten, Inspektur, Sekretaris Dewan, Kepala Badan, Kepala Dinas, Kepala Kantor, Kepala Bagian, dan Camat di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Waykanan.

Dalam sambutannya Pjs Bupati Waykanan Mulyadi Irsan mengatakan, dengan pengesahan Raperda APBD 2021, berarti proses penyusunannya telah sesuai dengan Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah sebagaimana telah diubah dengan Undang-undang Nomor 9 Tahun 2015,

“Selain itu Undang-undang Nomor 33 Tahun 2004 tentang Perimbangan Keuangan Antara Pemerintah Pusat dan Pemerintahan Daerah, Undang-undang Nomor 17 Tahun 2003 tentang Keuangan Negara, Peraturan Pemerintah Nomor 12 Tahun 2019 tentang Pengelolaan Keuangan Daerah dan Permendagri Nomor 90 Tahun 2019 tentang Klasifikasi, Kodefikasi dan Nomenklatur Perencanaan Pembangunan dan Keuangan Daerah serta Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 64 Tahun 2020 tentang Pedoman Penyusunan APBD Tahun Anggaran 2021,” terangnya.

Mulyadi Irsan menambahkan, tahapan selanjutnya setelah ditandatangani Nota Persetujuan Pengesahan APBD Tahun 2021 ini, kemudian akan dilakukan evaluasi oleh Pemerintah Provinsi. Hal ini dimaksudkan untuk menyelaraskan dan mensinergikan antara pembangunan yang dianggarkan dalam APBD Kabupaten Waykanan dengan kebijakan Pemerintah Provinsi maupun Pemerintah Pusat.

“Dalam kegiatan evaluasi diharapkan agar dapat dicatat rekomendasi-rekomendasi yang diberikan oleh Tim Evaluasi Provinsi Lampung dan segera ditindaklanjuti untuk penyempurnaan bersama,” ujarnya.

Mulyadi mengingatkan Kepala SKPD sebagai pengguna anggaran dapat melaksanakan seluruh target baik pendapatan dan belanja dengan baik, sehingga kinerja yang tercermin dalam pengelolaan keuangan terukur dan tercapai. Sebagai pelaksanaan dari Peraturan Daerah tentang APBD Tahun Anggaran 2021, khususnya dalam pengeluaran anggaran belanja, kiranya selalu berpedoman kepada prinsip efektif, efisien dan ekonomis serta sesuai dengan ketentuan dan peraturan yang berlaku.

“Anggaran yang disiapkan dalam APBD adalah anggaran maksimal, oleh karenanya dalam pelaksanaan belanja hendaknya mengedepankan kedisiplinan kita semua terhadap pelaksanaan pengelolaan keuangan daerah,” jelasnya.

Sementara, pada hari ini DPRD Kabupaten Waykanan juga menggelar paripurna pengesahan Propemperda tahun 2021, yang merupakan juga kegiatan rutin setiap tahun sebelum penetapan Raperda tentang APBD.

Tahun 2020 ini, jelas Mulyadi, Pemerintah Daerah telah mengusulkan sebanyak 3 Raperda yang telah sesuai dengan skala prioritas yakni; Raperda tentang Pengelolaan Keuangan Daerah, Raperda tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah Kabupaten Waykanan tahun 2021-2024 dan Raperda tentang Pencegahan Terhadap Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika dan Prekursor Narkotika.

Selain 3 Raperda baru diatas, pemerintah Kabupaten juga telah mengusulkan 3 Raperda Komulatif terbuka yaitu;  Racangan Peraturan Daerah tentang Laporan Pertanggung Jawaban Pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Kabupaten Waykanan Tahun Anggaran 2020.

Rancangan Peraturan Daerah tentang Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Tahun Anggaran 2021

Dan rancangan Peraturan Daerah tentang Anggaran Pendapatan dan belanja Daerah Tahun 2022.

Diakhir sambutannya Mulyadi mengucapkan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya baik atas nama pribadi maupun pemerintah dan masyarakat Kabupaten Waykanan kepada segenap Anggota Dewan yang telah bekerja maksimal dengan mengorbankan waktu, tenaga dan pikiran guna penyelesaian pembahasan rancangan peraturan daerah tentang APBD Kabupaten Waykanan Tahun Anggaran 2021 dan Propemperda Tahun 2021, dalam suatu bingkai kerja sama yang baik ditengah segala keterbatasan dimasa pendemi COVID-19 ini sehingga kita bersama dapat memenuhi jadwal dengan tepat waktu yang dilandasi wujud tanggungjawab terhadap pembangunan di Kabupaten Waykanan.

Mulyadi Irsan juga mengajak seluruh masyarakat di Kabupaten Waykanan untuk mensukseskan perhelatan Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Waykanan pada tanggal 9 Desember 2020 mendatang, semoga Pilkada Serentak mendatang berjalan dengan baik, lancar dan demokratis sehingga mampu mewujudkan kesejahteraan bagi masyarakat Waykanan.