Diusik Oknum, GML Lindungi Pedagang Pasar Bumirestu Palas
Foto: Istimewa

LAMPUNG SELATAN – Tumenggung, seseorang yang mengaku pemilik tanah di pasar Bumirestu, Palas, Lampung Selatan menuntut hak yang diklaim miliknya tersebut. Akibatnya, sejumlah pedagang terpaksa menutup warung-warung mereka.

“Kami berdagang di pasar ini sejak 1984 namun pada 2016 datang seseorang mengaku bernama Tumenggung dari Kalianda yang mengklaim tanah yang kami gunakan untuk berdagang adalah miliknya. Sudah tiga kali kami diminta mengosongkan lahan ini,” ungkap Saleh salah seorang pedagang pasar Bumirestu, Selasa (13/10).

Menurutnya, selama permasalahan itu mencuat belum ada tanggapan dari Pemkab Lampung Selatan maupun aparat kapolisian.

Menyikapi kondisi itu, DPP Gema Masyarakat Lokal (GML) Lampung turun langsung menemui pedagang untuk membantu menyelesaikan masalah itu.

“Sekarang GML turun langsung membantu masyarakat menyelesaikan masalah ini. Saya tegaskan, siapapun itu tidak ada yang kebal hukum. Jangan sampai ada yang menzolimi masyarakat,” tegas Ketua DPP GML, Rizal Anwar.

Dia menegaskan, siapapun yang mengganggu masyarakat akan berhadapan dengan GML.

“Permasalahan ini kami ambil alih, masyarakat saya minta tenang jangan terprovokasi oknum-oknum yang tidak bertanggungjawab. Apalagi saat ini Lampung Selatan akan melaksanakan Pilkada serentak,” kata Rizal.