Dihadapan Anggota Dewan, Gubernur Lampung Mengaku Kesal Kerap Dikritik
Gubernur Lampung Arinal Djunaidi (Foto: Budi Bowo Laksono/monologis.id)

BANDARLAMPUNG – Di hari ulang tahun (HUT) ke-57 Provinsi Lampung, Gubernur Lampung Arinal Djunaidi mengungkapkan kekesalannya dihadapan anggota DPRD Lampung, lantaran sering dikritik oleh anggota legislatif. Terakhir kritikan soal harga singkong yang anjlok.

Dalam sambutannya tersebut, Arinal mengajak seluruh elemen menjaga segenap keberhasilan yang pernah dicapai Lampung. Dan program yang belum dicapai harus sumber inspirasi secara bersama. Bukan dengan cara kritik. Bahkan dia menyinggung soal kritikan salah satu anggota dewan yang menyebutnya seperti ayam sayur, lantaran dianggap tak mampu mengeluarkan kebijakan terkait anjloknya harga singkong.

“Mari kita capai program pembangunan bersama, bukan dengan cara protes memprotes. Karena pemerintahan daerah ini, eksekutif legislatif. Tidak ada diruangan ini yang ayam sayur. Tapi kita adalah penggerak pembangunan,” kata dia, Kamis (18/03). 

Menurutnya, saat ini pemerintah daerah tengah fokus dalam penanganan lumbung pangan. "Saya capek, lebih dari 26 penghargaan yang didapat kebijakannya tidak salah, termasuk oprasionalnya, pembenaham singkong kedepan akan lebih baik," kata dia.

Lebih lanjut, dalam data BPS tahun 2020 Lampung memproduksi gabah 2,65 juta ton. "Kita harusnya bangga sektor pertanian di Lampung masuk dalam 6 besar nasional yakni di sektor padi, pada tahun 2020 produksi gabah 2,65 juta ton," jelasnya.