Bupati Lampung Barat: Seni Budaya Perekat Bangsa
Foto: Dewi JJ/monologis.id

LAMPUNG BARAT - Bupati Lampung Barat, Parosil Mabsus didampingi Kepala Dinas Pendidikan Bulki Basri membuka Gerakan Seniman Masuk Sekolah (GSMS) di Gedung Olah Raga (GOR) Ajisaka Kawasan Sekuting Terpadu, Pekon (Desa) Watas, Kecamatan Balikbukit, Jumat (08/10).

Pembukaan acara tersebut ditandai dengan pemukulan gamolan pekhing. GSMS tersebut diadakan selama dua hari, 08 dan 09 September 2021.

Pada kesempatan itu, Parosil menyerahkan dana hibah kepada sanggar seni budaya.

Dalam sambutanya, Parosil menerangkan bahwa seni dan budaya adalah salah satu alat perekat bangsa, sehingga ia berharap kepada para kepala sekolah agar dapat berkomitmen untuk terus melanjutkan program GSMS yang pada tahun ini sudah memasuki tahun ketiga.

"Apresiasi khusus kepada GSMS yang sudah memberikan keilmuan, pengetahuan serta memberikan motivasi kepada kepala sekolah, dewan guru dan kepada para siswa-siswinya untuk sama-sama mencintai, menjaga seni budaya yang dimiliki Lampung Barat. Tanpa adanya sebuah komitmen dan dukungan dari semua pihak tentu kegiatan ini tidak akan berjalan secara optimal dan tidak akan maksimal," terang Parosil.

Sementara, Kepala Disdikbud Lampung Barat Bulki Basri berharap seluruh pelajar selalu menanamkan kecintaan kepada seni budaya khususnya yang ada di Lampung Barat.

"Dengan menanamkan kecintaan dari guru dan seniman ke siswa-siswi atau pemuda-pemudi Lampung Barat terdapat seni dan budaya serta menjaga kelestariannya diharapkan akan menghasilkan karya-karya yang indah," tutupnya.

Turut hadir pada kegiatan tersebut, Ketua Yayasan Jantung Sehat (YJI) Cabang Lampung Barat Partinia Parosil Mabsus, Ketua Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Gurti Komarawati, Asissten, Staf Ahli Bupati dan seniman dari luar Lampung Barat.