Bawaslu Bandarlampung Ikuti Rakor Penanganan Pelanggaran Pemilu 2024
Foto: Istimewa

BANDARLAMPUNG - Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kota Bandarlampung mengikuti rapat kordinasi (rakor) melalui media daring bersama Bawaslu Provinsi Lampung terkait dengan agenda Persiapan Proyeksi Penanganan Pelanggaran Pemilu 2024, Minggu (01/08).

Kegiatan tersebut diikuti oleh 15 Bawaslu Kab/Kota se- Lampung dengan masing-masing peserta memaparkan evaluasi Penanganan Pelanggaran yang terjadi pada Pilkada Gubernur dan Wakil Gubernur Lampung Tahun 2018, Pemilu Tahun 2019, dan Pemilihan Kepala Daerah Tahun 2020.

Dalam kegiatan tersebut juga dipaparkan masing-masing hambatan dan proyeksi pencegahannya agar tahapan Pemilu dan Pemilihan 2024 berjalan aman, tertib, dan damai.

Dalam paparannya, Bawaslu Kota Bandarlampung menyoroti tata kelola dan dinamika Penanganan Pelanggaran dan hambatan yang terjadi pada Pemilu dan Pemilihan sebelumnya sehingga menjadi bahan evaluasi untuk Pemilu dan Pemilihan Tahun 2024.

Yahnu Wiguno Sanyoto selaku Koordiv. Penanganan Pelanggaran Bawaslu Kota Bandarlampung mengatakan pentingnya acara rapat koordinasi tersebut karena melalui kegiatan tersebut Bawaslu dapat belajar dari pengalaman Pemilu dan Pemilihan sebelumnya untuk memetakan potensi kerawanan dan pelanggarannya sekaligus menyusun strategi pengawasan agar lebih efektif mencegah terjadinya pelanggaran.

"Trend pelanggaran yang terjadi semasa Pemilu dan Pilkada sebelumnya menjadi dasar kita agar lebih siap dan antisipatif menghadapi Pemilu dan Pilkada Serentak tahun 2024, baik dari sisi regulasi, sumber daya manusia, maupun teknis," ujar Yahnu.