Badai Tropis Landa Lampung Barat Selama Sepekan, Warga Diimbau Waspada
Kepala Pelaksana BPBD Lampung Barat, Maidar Munir (Foto: Dewi JJ/monologis.id)

LAMPUNG BARAT - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memperingatkan angin kencang melanda Lampung Barat selama sepekan, 3--8 April 2021. Fenomena tersebut merupakan dampak siklon tropis seroja atau badai tropis.

Siklon tropis merupakan badai dengan kekuatan yang besar. Radius rata-rata siklon tropis mencapai 150 hingga 200 kilometer (km). Siklon tropis terbentuk di atas lautan luas yang umumnya mempunyai suhu permukaan air laut hangat, lebih dari 26.5 °C. Angin kencang yang berputar di dekat pusatnya mempunyai kecepatan angin lebih dari 63 km/jam.

Kepala Pelaksana BPBD Lampung Barat, Maidar Munir, mengingatkan masyarakat lebih waspada dan siap menanggulangi bencana sewaktu-waktu.

“Siklon tropis seroja terbukti menimbulkan angin kencang dan curah hujan tinggi pada malam hari. Intensitas curah hujan April 2021 berkisar 301-400 milimeter dengan sifat hujan atas normal 151-200 persen,” ungkapnya, Rabu (07/04).

Siklon tropis seroja ditandai dengan perbedaan tekanan udara di permukaan air laut bagian Barat Sumatera termasuk wilayah Pesisir Barat dan Lampung Barat. Badai tersebut disertai kecepatan angin maksimum.

“Yang dimaksud dengan kecepatan angin maksimum adalah angin permukaan rata-rata 10 menit tertinggi yang terjadi di dalam wilayah sirkulasi siklon. Angin dengan kecepatan tertinggi ini biasanya terdapat di wilayah sirkulasi siklon.

Sementara, PMG muda BMKG Lampung Barat, Lili Somali menerangkan, siklon tropis seroja sempat meningkat pada malam hari diikuti hujan lokal di Kecamatan Balikbukit, Sukau, dan Belalau.

“Meski berdampak angin kencang, badai tropis tidak berpotensi menjadi angin puting beliung. Badai ini bergeser ke Timur arah Selat Sunda setelah 8 April,” kata Lili.