Alzier Minta Ketua KONI Juga Diperiksa
Alzier Dianis Thabranie (Foto: Istimewa)

BANDARLAMPUNG - Tokoh Lampung Alzier Dianis Thabranie menyambut positif langkah Kejaksaan Tinggi Lampung yang melanjutkan pemeriksaan kasus penyelewengan dana hibah KONI Lampung Rp30 Miliar. Hibah ini untuk Pekan Olahraga Nasional (PON) Papua XX Tahun 2021.

“Saya apresiasi Kejati Lampung masih terus melanjutkan pemeriksaan dugaan penyelewengan itu,” kata Ketua Lembaga Pengawasan Pembangunan Lampung Alzier, Rabu (17/11). Tak berhenti di situ, dia juga berharap Ketua KONI selaku penanggungjawab utama turut diperiksa. Agar kasus ini menjadi terang benderang menemukan aktor intelektualnya.

“Kalau nanti ditemukan adanya penyelewengan dana KONI, segera umumkan. Alasannya, biar masyarakat tahu siapa saja aktor aktor yang sudah tega makan uang rakyat,” kata dia.

“Kalau orang sudah berani korupsi harus ada sanksinya, baik pidana maupun sosialnya. Ini sebagai efek jera agar tidak ada lagi koruptor di Lampung,” ucap dia.

Oleh karena itu, ia berharap Kejati Lampung bisa mengungkap dugaan tersebut berdasarkan hasil pemeriksaan.

Dengan begitu, hasil kinerja ini bisa semakin menambah tingkat kepercayaan masyarakat terhadap aparatur penegak hukum.

“Saya berharap Kajati Lampung tegas, tidak padang bulu dalam masalah KONI ini supaya ke depan olahraga Lampung maju dan sukses,” pungkas Alzier.

Sementara itu, Wakil ketua II Bidang Teknis KONI Lampung Frans Nurseto diperiksa Tim penyidik bidang Pidsus Kejaksaan Tinggi Lampung, Rabu (17/11). Sebelumnya, Kejati Lampung sudah memeriksa sekitar 30 orang terkait kasus ini.