Alzier Desak Kejati Periksa Yusuf Barusman
Foto: Istimewa

BANDARLAMPUNG - Alzier Dianis Thabranie selaku Ketua Lembaga Pengawasan Pembangunan Provinsi Lampung (LPPPL) meminta Kejaksaan Tinggi (Kejati) Lampung memeriksa Ketua KONI Lampung Yusuf Barusman.

"Ketua KONI harus diperiksa dong. Sebab dia yang paling bertanggungjawab atas penggunaan anggaran KONI. Tak mungkin ada anggaran keluar, ketua KONI gak tahu," kata Alzier, Senin (18/10) kepada monologis.id.

Permintaan ini terkait anggaran hibah yang diberikan Pemerintah Provinsi Lampung sebesar Rp55 miliar.

Lebih jauh mantan Ketua Golkar Lampung ini mengatakan, sudah jadi rahasia umum jika dana KONI yang besar kerap jadi bancakan para pejabat dan tim sukses. Di era sebelumnya saja, ada sejumlah kejanggalan dalam pelaporan keuangan.

"Saya sudah minta dijelaskan saat musyawarah KONI. Waktu itu penyampaian laporan pertanggungjawaban pengurus sebelum Yusuf Barusman. Tetapi berlalu begitu saja," papar Alzier.

Untuk itu, Alzier ingin Kejati serius mengusut kasus ini. Bukan sekedar datang lalu pergi begitu saja.

Sementara itu, Penyidik Kejati Lampung telah memeriksa tujuh orang saksi terkait dana hibah KONI Lampung. Kasi Penkum Kejati Lampung Made Agus Putra Adyana, Senin (11/10) lalu, tidak bisa memberi keterangan lebih lanjut mengenai siapa saja yang sudah diperiksa. Rencananya pihak ketiga juga bakal dipanggil.