Acara Begawi yang Dihadiri Musa Ahmad Diduga Langgar Protokol Kesehatan dan Pilkada
Foto: Istimewa

LAMPUNG TENGAH – Acara pemberian adat Lampung atau Begawi yang dilaksanakan di Kampung Tanjungratu, Selagai Lingga,  Lampung Tengah pada Selasa (24/11) malam, yang dihadiri ratusan masyarakat, diduga tidak mematuhi protokol kesehatan.

Acara tersebut juga diikuti calon bupati (cabup) Lampung Tengah nomor urut 02, Musa Ahmad.

AS, salah seorang warga yang mengikuti kegiatan tersebut membenarkan kegiatan tersebut dihadiri ratusan masyarakat serta tamu undangan dan sebagian besar tidak menggunakan masker.

“Pak Musa Ahmad juga pada kegiatan tersebut mengkampanyekan dirinya dihadapan masyarakat yang hadir sebagai Cabup di Pilkada Lampung Tengah 2020 ini,” ungkapnya, Rabu (25/11).

Sayang, hingga acara berakhir, tidak ada pihak Panwascam atau pihak Kepolisian yang memberikan teguran terkait dengan protokol kesehatan atau pelanggaran Pilkada.

Menanggapi itu, Ketua relawan Basmi Abdul Razak meminta Bawaslu Lampung Tengah segera menindaklanjuti informasi yang beredar tersebut.

Dirinya mendesak Bawaslu memanggil dan mempertanyakan terkait hal itu kepada Panwascam setempat. Dimana menurutnya bila hal itu dibiarkan tanpa adanya tindaklanjut tegas dari pihak Bawaslu, berarti sama saja pihak Bawaslu telah mengangkangi imbauan dalam surat telegram Kapolri tentang penegakkan hukum terhadap terjadinya pelanggaran protokol kesehatan, dalam surat yang tertuang dengan Nomor ST/3220/XI/KES.7/2020, tertanggal 16 November 2020.

"Kami mau lihat, apa yang akan dilakukan pihak Bawaslu terkait adanya informasi ini. Bawaslu jangan tebang pilih dalam menindak dugaan pelanggaran Pilkada, atau memang benar kalau Bawaslu adalah orang-orang yang pro kepada salah satu Paslon. Kami tunggu proses dan tindaklanjut dari pihak Bawaslu, dan pihak Kepolisian menanggapi hal ini," tegas dia.

"Bahkan disana ada Cabup nomor 02, Musa Ahmad. Kalau aturan pemerintah pusat terkait protokol kesehatan dilanggar beliau, bagaimana jika nanti terpilih menjadi Bupati. Saya khawatir aturan-atauran daerah dan aturan lainnya ditumbur beliau juga," imbuh Razak.

Terpisah, Divisi Penanganan Pelanggaran Pilkada Bawaslu Lampung Tengah, Edwin dikonfirmasi monologis.id melalui pesan WhatsApp mengatakan, bahwa dirinya saat ini sedang berada di Bogor.

"Saya masih di Bogor, nanti saya coba koordinasi dengan staf saya di Bawaslu untuk mengecek kebenaran, terkait informasi itu," kata Edwin.