Warga Tebo Diizinkan Gelar Hajatan dan Organ Tunggal
Syahril/monologis.id

TEBO – Warga Kabupaten Tebo, Jambi, kembali diizinkan menggelar hajatan dan hiburan orang tunggal.

Izin tersebut dikeluarkan usai rapat bersama Polres Tebo, Dinas Sosial, BPBD atas nama tim gugus tugas COVID-19, Dinas Kesehatan, para pelaku Seni dan Kapolsek Rimbobujang.

Kapolres Tebo AKBP Abdul Hafidz mengatakan, rapat tersebut untuk menanggapi keluhan para pelaku seni yang didalamnya ada para insan seni, owner organ tunggal, sewa tenda dan wedding organizer yang kurang lebih 5 bulan tidak bekerja akibat terdampak COVID-19.

“Organ tunggal ditempat hajatan warga sudah diizinkan dengan catatan tuan rumah yang melaksanakan hajat dan insan seni yang menerima job menerapkan protokol kesehatan dan urus izin sesuai prosedur dengan meminta rekomendasi dari tim gugus tugas COVID setempat. Waktu pelaksanaan hiburan diperbolehkan siang saja karena kalau sampai malam dikuatirkan akan mengundang perkumpulan masa yang banyak,” jelas Abdul Hafidz, Selasa.

Abdul meminta kepada yang menghadiri rapat bersama ini untuk ikut mensosialisasikan hasil rapat bersama ini kepada masyarakat.

Namun, pemilik organ tunggal tidak diizinkan mengambil personel dari luar Tebo, “Cukup personil dari dalam Kabupaten Tebo saja,” kata Abdul.

Sementara itu, Antoni perwakilan tim gugus tugas COVID-19 Kabupaten Tebo mengatakan bahwa diizinkannya hiburan organ tunggal ditempat hajatan warga, sebenarnya sudah tertuang pada surat edaran Bupati Tebo.

“Semua Camat harus mengikuti dan memberikan rekomendasi kepada warga untuk untuk mengurus izin keramaian yang ada hiburan musiknya dan tidak perlu adanya surat edaran dari kabupaten,” kata Antoni.