Warga Korban Penganiayaan Oknum Lurah di Bekasi Desak Pelaku Ditangkap
Foto: Dian Surahman/monologis.id

BEKASI -Roin (49) korban penganiayaan yang dilakukan oknum Lurah Srimahi, Tambun Utara, Bekasi, Jawa Barat, berinisial DA mendesak aparat kepolisian segera menangkap pelaku.

Desakan itu disampaikan Roin menjalani pemeriksaan di Mapolres Metro Bekasi, Senin (16/11) kemarin.

Saksi mata Ratim yang juga selaku Ketua RW 003 menceritakan, peristiwa yang sempat viral dan menggemparkan jagad media sosial dan pemberitaan media online di Bekasi tersebut berawal dari pengerjaan turap atau dinding penahan tanah di perumahan Srimahi Residence.

“Korban saat itu datang ke lokasi dan meminta pekerja melebarkan turap agar air tidak meluap ke rumah warga,” ungkap Ratim.

Tidak lama kemudian datang Nasen,  mantan RW yang kini bekerja sebagai keamanan perumahan. Nasen lalu menegur pekerja karena pengerjaan proyek tersebut tanpa memberi tahu dirinya dan warga sekitar.

“Setelah itu saya pulang. Namun tak lama Pak Lurah DA menelpon saya dan meminta datang kerumahnya. Sebagai bawahan di panggil pimpinan langsung berangkat dan sampai di rumah Pak Lurah saya disuruh memanggil Roin dan saya pun melaksanakan perintah lurah,” imbuh Ratim.

Lebih lanjut dia menjelaskan, saat Roin tiba di gerbang rumah Lurah DA disambut kemarahan dan kata makian dari oknum lurah tersebut.

“Emang lo lagi gw incer. Gw matiin lo,” ungkap Ratim menirukan ucapan lurah.

Kemudian, lurah memukul Roin dengan helm berwarna dan disitu ada Bujang (pekerja) yang memisahkan kejadian tersebut.

Namun Ratim mengaku tidak mengetahui motif apa yang membuat oknum Lurah DA menganiaya Roin.

Sementara, Roin berharap aparat Kepolisian secapatnya menahan pelaku, “Saya meminta keadilan seadil-adilnya,” ucap Roin.