Polda Jambi Salurkan 5.700 Paket Sembako
Foto: Istimewa

JAMBI - Polda Jambi melakukan bakti sosial serentak untuk masyarakat terdampak COVID-19 selama Pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM).

Bakti sosial tersebut dilepas langsung oleh Kapolda Jambi, Irjen Pol A Rachmad Wibowo di Lapangan Makosat Brimob Polda Jambi, Selasa (27/07).

Dalam pelepasan bakti sosial tersebut Polda Jambi melibatkan Babinsa, Bhabinkamtibmas, Satpol PP dan Ojek Online (Ojol) serta perwakilan mahasiswa untuk membantu penyaluran bantuan sembako terhadap warga yang terdampak akibat diberlakukannya PPKM.

Rachmad menjelaskan, Polda Jambi akan mendistribusikan sebanyak 5.700 paket sembako, 2.000 diantaranya akan di distribusikan ke 10 Kabupaten/kota di luar Kota Jambi.

“Untuk Kabupaten Muarojambi dan Kabupaten Batanghari mengingat yang isolasi mandiri (isoman) cukup banyak, maka dikasih porsi yang cukup banyak dibandingkan kabupaten lainnya. Dan 1.700 di distribusikan di Kota Jambi,” jelasnya.

Rachmad berpesan kepada petugas pendistribusian paket sembako, untuk selalu menerapkan protokol kesehatan untuk mencegah penyebaran virus COVID-19.

“Jangan sampai ada diantara kita yang terpapar COVID, semaksimal mungkin kita harus terhindar dari COVID,” tuturnya.

Selain itu, mantan Dirtipid Siber Bareskrim Polri itu mengimbau kepada petugas Pendistribusian sembako agar menyampaikan pesan kepada masyarakat yang menerima bantuan apabila masyarakat itu terpapar COVID dianjurkan untuk isolasi di rumah sakit.

“Di Kota Jambi masih ada kamar yang kosong yang belum terisi, bapak walikota juga sudah menyiapkan fasilitasnya baik tenaga kesehatan maupun obat obatan,” tegasnya.

Rachmad mengatakan bahwa di Kota Jambi terutama di kecamatan Kota baru, Kecamatan Alam barajo dan Kecamatan Pall merah masih banyak masyarakatnya yang melakukan isoman dirumahnya.

“Untuk para petugas untuk menyalurkan bantuan sembako ini kepada benar benar yang terdampak COVID 19,” pesannya.

“Untuk total hari ini kita sudah mendistribusikan sebanyak 2292 paket sembako. Apakah itu bermanfaat, apakah itu mubazir apakah di cemooh oleh orang, niat kita baik membantu orang,” tutup dia.