Pascabom Makassar, Pastor Deken Santo Wilibrodus Arso Imbau Umat Tetap Waspada
Pastor Dekan St.Wilibrodus-Arso, P.Krispinus Bidi (Foto: Amin Momiage/monologis.id)

KEEROM- Pastor Dekan St.Wilibrodus-Arso, P.Krispinus Bidi, SVD Gereja di Indonesia mengecam keras aksi bom bunuh diri di depan Gereja Katedral, Jalan Kajaoladido, Kota Makassar, yang terjadi Minggu (28/03) silam.

Krispinus menyampaikan duka mendalam bagi keluarga korban serangan bom bunuh diri, ketika umat tengah menyelenggarakan ibadah Minggu Palma dalam rangkaian liturgi menyongsong perayaan Paskah.

Krispinus mengatakan, peristiwa nahas ini menambah daftar panjang aksi kekerasan dan teror yang terjadi di bumi pertiwi.

“Saya mengimbau seluruh umat untuk tetap tenang dan mempercayakan sepenuhnya penanganan masalah ini kepada aparat terkait,” katanya dalam keterangan tertulis kepada monologis.id, Rabu (07/04).

Pastor menyerukan kepada seluruh umat untuk tidak perlu takut meski tetap selalu waspada, dan mempercayakan kasus ini kepada aparat pengusut intelektual hukum.

Ia juga mengimbau agar tak ada di antara umat dan siapa saja tetap waspada tentang persitiwa kekerasan ini, keresahan masyarakat.

“Saya percaya penuh, aparat kita mampu mengusut tuntas kasus ini dan dapat menciptakan suasana aman dan nyaman bagi masyarakat Indonesia, khususnya masyarakat Makassar,” kata dia.

Menurut dia, memang sangat mengenaskan peristiwa ini terjadi ketika umat Kristen di Indonesia sedang merayakan Minggu Palma, yang merujuk pada peristiwa masuknya Yesus ke Jerusalem dengan mengendarai keledai betina.

Lewat kisahnya, lanjut dia, Yesus sedang membangun persepsi tentang diri-Nya sebagai Mesias, raja damai yang lemah lembut, rendah hati dan menghadirkan kehidupan.

“Dia tidak datang dengan kekuasaan, kekuatan, apalagi kekerasan untuk berperang dan menghancurkan kehidupan,” ujar Krispinus.

Dalam semangat kelembutan seperti itulah, pastor Dekan mengajak seluruh umat Kristen menghadapi peristiwa ini dengan kasih, seraya berdoa bagi kedamaian masyarakat di seluruh indonesia.

DIa meminta aparat keamanan segera mengusut tuntas kasus ini, membongkar jaringan pelakunya, dan menindak dengan tegas para pelaku tindakan barbar yang tak berperi kemanusiaan ini.

“Pastor mengharapkan semua umat meningkatkan pengamanan peribadahan dalam kerjasama dengan aparat keamanan, terutama menyongsong ibadah Jumaat Agung dan Paskah Kristus,” imbuhnya.

Secara khusus, Pastor Proki Wilibrodus Arso menyampaikan pemerintah daerah pemdah kabuputen keerom dan bersama pihak-pihak terkait turut merasa aman dan umat kristiani yang merayakan peri hari suci dan paskah.

"Kiranya pengharapan seluruh umat yang ada di santo wilibrodus arso bersatu dalam doa selain merayakan hari suci kita tapi kita juga berdoa bangsa dan negara kita supaya aman dan dami dari konfilik-konfiliknya,” harapnya.